Suara.com - Masker non medis menjadi salah satu kebutuhan yang paling penting dalam kehidupan masyarakat. Bahkan, tak hanya untuk menjaga diri agar terhindar dari virus corona, penggunaan masker pun juga digunakan sebagai pelengkap penampilan. Lantas kenapa tali masker berbahaya?
Salah satu peralatan masker yang kini sedang tren ialah tali masker. Alat ini berfungsi untuk mengalungkan masker ke leher agar lebih praktis. Namun, di balik tren dan kepraktisannya, penggunaan tali masker justru tidak dianjurkan karena berbahaya dan berpotensi menularkan COVID-19. Kenapa tali masker berbahaya? Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Potensi Penularan Virus dari Benda Luar
Menurut Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander K. Ginting, Sp.P (K), bagian luar masker berfungsi untuk menyaring virus, bakteri, kuman agar tidak terhirup ke saluran pernapasan. Sedangkan masker bagian dalam berguna untuk menghambat droplet dari mulut ketika berbicara.
Apabila masker diturunkan lalu dipakaikan tali atau pengait maka masker mengenai baju. Padahal masker tidak boleh kontang dengan benda lainnya untuk menjaga tetap steril.
2. Risiko Penularan Virus Meningkat
Apabila tidak sengaja bersentuhan dengan benda lain atau tangan pemakai yang belum cuci tangan, maka perlu waspada akan adanya potensi penularan virus. Selain itu, ia menambahkan bahwa menaik-turunkan masker juga tidak dianjurkan.
Sebab, saat jari menyentuh bagian terluar masker untuk menurunkannya, maka risiko tangan terpapar virus pun lebih besar. Hal ini juga berlaku ketika menggantungkan masker ke leher hingga mengenai benda-benda lainnya. Karena menyebabkan bagian dalam masker terekspos area luar yang kemungkinan berasal dari tali masker.
3. Pemakaian Masker yang Benar agar Terlindung dari COVID-19 secara Optimal
Baca Juga: Dua Jagoan Jawa Barat Tarung di Battle Six Bintang Suara Jam 2 Siang Ini
Alex melanjutkan bahwa memakai masker saja tidak cukup untuk menjaga diri dari COVID-19, namun juga harus diimbangi dengan pemakaian masker yang baik dan tepat agar tetap terlindungi dari COVID-19 secara menyeluruh. Salah satu caranya ialah dengan meminimalisir penularan COVID-19 dari pemakaian tali masker.
Itulah penjelasan kenapa tali masker berbahaya jika digantung di leher. Tetap jaga kesehatan ya!
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
-
Selama Pandemi, Hal Ini Paling Dicari Warganet di Laman Google Search
-
Jangan Khawatir, Studi Tegaskan Pakai Masker Tak Pengaruhi Kadar Oksigen
-
Dosis Tunggal Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Dikonfirmasi Aman
-
Ingatkan Bahaya Tali Masker, Netizen yang Kadung Beli: Jangan Ngadi-ngadi
-
Jaga Kesterilan Pakaian, Satgas Covid-19 Tak Anjurkan Pemakaian Tali Masker
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?