Suara.com - Google Trends baru saja menerbitkan laporan mengenai perilaku masyarakat yang diidentifikasi di laman pencarian Google. Laporan ini disusun selama 1 Januari 2020 hingga 31 Januari 2020.
"Laporan yang disusun Google berdasarkan kata kunci yang dicari masyarakat terkait pandemi Covid-19," kata Simon Rogers selaku Data Editor Google News Lab dalam konferensi pers virtual, Kamis (25/2/2021).
Dalam paparannya, Simon menjelaskan ada sepuluh kata kunci yang berkaitan dengan Covid-19 di laman penelusuran.
Beberapa kata tersebut yakni update virus corona, gejala virus corona, berita virus corona, worldometer virus corona, statististik virus corona, peta virus corona, vaksin virus corona, kasus virus corona, korban jiwa virus corona, dan virus corona CDC.
Untuk kata kunci "Virus Corona", tercatat masyarakat Jerman yang paling banyak menggunakannya di kolom Google Search. Kemudian disusul Nepal, Austria, Qatar, dan Swiss dalam daftar lima negara yang mencari keyword tersebut.
Selain itu, Simon memaparkan kata kunci "Pengangguran" juga mengalami kenaikan sepanjang tahun. Amerika Serikat menjadi negara pertama yang paling banyak mencari kata penggangguran.
Kemudian disusul Uruguay, Spanyol, Yunani, dan Prancis sebagai lima negara teratas yang mencari kata kunci pengangguran.
Sementara kata "Vaksin" turut tercatat dalam data Google Trends. Uni Emirat Arab menjadi yang negara dominan untuk pencarian kata vaksin. Kemudian disusul oleh Brazil, Irlandia, Panama, hingga Peru.
Bagaimana dengan Indonesia?
Google Trends juga mencatat masyarakat Indonesia turut berperan aktif dalam mencari informasi Covid-19 di laman Google Search.
Baca Juga: Riset Google Hingga Oktober 2020, Deretan Kata Kunci Ini Paling Dicari
Indonesia menempati peringkat ke sembilan dalam mencari kata kunci "Masker", di atas Inggris Raya dan di bawah Romania. Posisi teratas untuk kata kunci Masker sendiri ditempati Hong Kong.
Berikut beberapa kata kunci yang paling banyak dicari masyarakat Indonesia dalam laman Google Search:
- Apa itu virus corona
- Kapan corona berakhir
- Cara mencegah virus corona
- Cara penyebaran virus corona
- Apa penyebab virus corona
- Bagaimana awal penyebaran virus corona
- Apa gejala virus corona
Berita Terkait
-
Pegawai hingga Hakim Kena Corona, PN Jakpus Lockdown Dua Hari
-
Tim Vaksin AstraZeneca: Ada Kemungkinan Vaksin Berbentuk Pil atau Semprotan
-
INFOGRAFIS: Pemakai Kacamata Berisiko Kecil Tertular Covid-19, Kok Bisa?
-
Studi: Ibu Hamil Penyintas Covid-19 Mentransfer Antibodi pada Janin
-
Tambah 7.533, Warga Indonesia Terpapar Covid-19 Kini Capai 1.306.141 Orang
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online