Suara.com - CEO perusahaan farmasi asal China CanSinoBIO, Yu Xuefeng, mengatakan vaksin vektor Adenovirus rekombinan yang mereka kembangkan lebih aman bagi tubuh manusia dan lebih mudah diproduksi, pada Minggu (28/2/2021).
Berdasarkan pernyataan dalam situs Administrasi Produk Medis Nasional China, vaksin satu dosis ini sudah mendapat persetujuan untuk penggunaan darurat di China.
Dilansir dari The Global Times, vaksin coronavirus novel rekombinan oleh CanSinoBIO (Vektor Adenovirus tipe 5) ini ringan dan aman untuk manusia.
Yu mengungkapkan keuntungan vaksinnya adalah bahwa Adenovirus tidak mereplikasi dengan sendirinya di dalam tubuh dan tidak menimbulkan risiko infeksi.
Selain itu, vaksin dapat diproduksi secara lebih aman dan mudah. Tidak memerlukan laboratorium keamanan hayati tingkat tiga, seperti yang diperlukan vaksin dari virus tidak aktif.
Sebelum otoritas China menyetujui penggunaan darurat vaksin CanSinoBIO di negaranya, Meksiko dan Pakistan telah melakukannya lebih dahulu awal bulan lalu. Dua negara ini bekerja sama dalam uji klinis fase III.
"Satu atau dua suntikan memiliki arti yang berbeda dalam pencegahan penyakit menular," tutur Zhuang Shilihe, ahli vaksin yang berbasis di Guangzhou, China.
Prosedur pemberian satu suntikan dinilai hemat dan memfasilitasi vaksinasi pada populasi besar dalam waktu singkat.
Perusahaan menyebut vaksin CanSinoBIO efektif dengan dosis tunggal dan dapat memberikan perlindungan ganda, tanggapan kekebalan humoral dan seluler, pada saat yang bersamaan.
Baca Juga: Ahli Vaksin China: Vaksin mRNA Berbahaya bagi Kelompok Orang Tertentu
Respons imun seluler dapat mencapai puncaknya dalam 14 hari dan respons imun humoral pada 28 hari setelah vaksinasi.
“Satu dosis untuk dual protection sangat bermanfaat untuk pengendalian pandemi secepatnya, terutama pada kelompok yang membutuhkan kegawatdaruratan,” kata Yu.
Kapasitas produksi vaksin CanSinoBIO diharapkan dapat mencapai 500 juta dosis pada tahun 2021. Produsen sedang membangun pabrik di Shanghai untuk lebih meningkatkan jumlah produksinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal