Suara.com - Penyanyi Lucinta Luna baru saja ditangkap di apartemennya Selasa (11/2/2021) pekan lalu. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, ia diketahui mengonsumsi benzodiazepine untuk mengatasi gangguan psikologis seperti kecemasan dan insomnia. Lalu, apa itu benzodiazepine?
Sejumlah sumber menyebutkan obat benzodiazepine atau banyak dikenal dengan benzo merupakan obat psikoaktif. Untuk mengetahui efek dan bahaya sampingnya, berikut simak informasi apa itu benzodiaspine?
Benzodiazepine berperan sebagai obat penenang, anti kecemasan, membuat tidur lebih mudah, hingga melemaskan otot-otot tubuh.
Walau demikian obat benzodiazepine tidak bisa dikonsumsi sembarangan tanpa resep dokter. Pasalnya di dunia medis benzodiazepine digunakan untuk mengatasi masalah psikologis akut, obat penenang saat operasi, mengatasi kejang, dan kecanduan alkohol.
Obat yang termasuk dalam kategori benzodiazepine antara lain adalah alprazolam, diazepam, dan lorazepam.
Benzodiazepine bekerja pada sistem saraf untuk mempengaruhi proses pengiriman sinyal di otak. Otak biasanya menjadi terlalu aktif jika manusia merasa terlalu cemas.
Untuk membuatnya kembali normal, benzodiazepine akan mengirimkan sinyal berupa ketenangan. Benzodiazepine bekerja dengan meningkatkan respons sel saraf yang bertugas memberi respons tenang.
Efek Samping dan Bahaya Benzodiazepine
Baca Juga: Kembali Ditangkap, Ternyata Ini Alasan Millen Cyrus Konsumsi Benzodiazepine
Melihat dari cara kerjanya, benzodiazepine hanya bisa digunakan dengan aturan resep dokter. Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis dan respons terhadap pengobatan.
Untuk mengurangi efek samping, biasanya pengobatan dengan benzodiazepine akan dimulai dengan dosis rendah, dan perlahan-lahan meningkat tergantung kondisi pasien.
Jika tidak, reaksi kecanduan bakal timbul seperti berkeringat, nyeri otot, mual, dan mata berair. Untuk itu, pasien dilarang menakar sendiri obat tersebut. Reaksi berlebihan bahkan bisa membuat pasien koma.
Saat menggunakan benzodiazepine pasien akan mendapati sejumlah efek samping seperti menimbulkan kebingungan, timbul rasa depresi, dan grogi. Penggunaan benzodiazepine dalam dosis tinggi juga bisa menyebabkan kesulitan napas.
Pasien yang akan memulai pengobatan dengan benzodiazepine perlu memperhatikan hal-hal berikut untuk mengurangi efek samping. Pastikan identifikasi alergi yang dimiliki tubuh dan laporkan kepada dokter.
Jenis alergi ini bermacam-macam mulai alergi terhadap obat tertentu atau berbagai jenis makanan. Pastikan pula cara menggunakan obat sehingga pasien tidak menggunakannya dengan inisiatif pribadi yang berlebihan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak