Suara.com - Vaksinasi untuk virus corona Covid-19 mulai dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Meski banyak pihak ragu, namun vaksin terbukti mencegah Covid-19, mencegah penyakit parah, dan lain sebagainya.
Vaksin Covid-19 seperti vaksin lainnya juga bisa menimbulkan efek samping. Dalam hal ini efek samping tercacat ringan, mulai dari nyeri di bekas suntikan hingga demam.
Melansir dari Eat This, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyarankan Anda untuk minum banyak cairan setelah mendapatkan suntikan, terutama jika Anda mengalami demam. Minum banyak cairan sebelum disuntik juga mungkin akan memberikan manfaat.
Untungnya, Anda tidak harus bergantung pada air untuk membuat Anda tetap terhidrasi. Faktanya, ada banyak cara untuk menjaga asupan air tetap stabil. Dalam hal ini menurut Eat This, ada satu minuman khusus yang perlu Anda minum setelah mendapatkan vaksin.
Cobalah minum teh hijau setelah disuntik. Baik panas maupun dingin, meminum minuman yang menenangkan adalah cara terbaik untuk rehidrasi. Minuman ini juga membuat Anda mendapatkan tambahan antioksidan.
Faktanya, teh hijau telah dipelajari untuk membantu melawan Covid-19. Menurut sebuah studi tahun 2020 yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers, beberapa senyawa kimia yang ditemukan dalam teh hijau (serta teh cokelat dan hitam) mampu menghambat fungsi salah satu enzim utama dalam virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.
Ketika enzim ini kehilangan fungsinya, virus tidak dapat lagi bereplikasi dan menyebar ke seluruh tubuh.
Tentu saja penelitian tersebut masih butuh penelitian lebih lanjut. Namun, minum teh hijau juga menawarkan sejumlah manfaat kesehatan potensial lainnya, seperti mengurangi risiko kematian akibat diabetes bahkan membantu orang pulih dari serangan jantung, stroke, dan tentu saja bisa menenangkan Anda.
Baca Juga: Giliran 1.484 ASN Pemprov Sulsel Disuntik Vaksin Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance