Suara.com - Berkeringat adalah sesuatu yang sangat umum terjadi pada semua orang dari segala usia. Kondisi ini bisa dipicu oleh iklim yang panas dan lembap atau aktivitas fisik berat.
Secara keseluruhan dilansir dari Times of India, berkeringat adalah tanda fungsi tubuh normal untuk membantu mengatur suhu tubuh Anda. Tapi, keringat yang berlebihan perlu diwaspadai sebagai masalah kesehatan serius.
Keringat berlebihan atau hiperhidrosis adalah suatu kondisi yang bisa disebabkan oleh berbagai hal. Meskipun berkeringat adalah hal yang normal, keringat berlebihan bisa jadi mengeluarkan cairan tubuh yang tak diperlukan.
Apalagi keringat berlebih yang dialami Anda tanpa penyebab jelas. Misalnya, Anda berkeringat berlebih ketika tidak merasa kepanasan, sedang aktivitas berat atau tidak mengonsumsi makanan pedas maupun panas.
Keringat berlebih tanpa alasan ini dikenal sebagai hiperhidrosis kraniofasial. Adapun dua jenis hiperhidrosis, yakni primer dan sekunder.
Hiperhidrosis primer umum terjadi pada orang yang tidak disebabkan oleh masalah medis, aktivitas fisik atau peningkatan suhu. Sedangkan, hiperhidrosis sekunder bisa dipicu oleh berbagai kondisi medis atau obat-obatan, seperti penyakit jantung, pernapasan, kanker, diabetes, menopause dan antidepresan tertentu.
Penyebab kulit kepala berkeringat berlebih
Keringat berlebih di kulit kepala bisa sangat bermasalah. Tak hanya menyebabkan rambut kotor, ketombe dan gatal, tapi juga membuat kulit kepala tampak sangat berkilau dan berminyak.
Hiperhidrosis pada kulit kepala bisa disebabkan karena berbagai penyebab, seperti cuaca panas, kemarahan dan kecemasan, hormon, makanan pedas, pengobatan dan aktivitas fisik berat.
Baca Juga: Seperti Rina Gunawan, Penderita Asma Rentan Kena Covid-19 & Komplikasinya
Cara mengatasinya
Kerusakan yang disebabkan keringat berlebih di kulit kepala bisa ditangani dengan berbagai cara. Anda juga bisa melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kerusakan atau keringat berlebih.
Meskipun keringat berlebih adalah akibat dari stres dan kecemasan. Anda harus mengatur dan mengurangi tingkat stres Anda.
Anda bisa mencoba cara-cara santai untuk mengatasi kecemasan dan melakukan yoga atau latihan meditasi untuk mengurangi keringat berlebih.
Selain itu, Anda bisa mengoleskan cuka sari apel ke rambut untuk mengembalikan keseimbangan pH kulit kepala dan mengontrol sekresi keringat.
Anda juga harus mengenakan pakaian yang dingin dan nyaman untuk mengurangi tingkat keringat berlebih. Jangan lupa, minum banyak air sebagai kunci mengatur suhu tubuh.
Minum air yang cukup bisa membantu tubuh terhidrasi dalam waktu lama dan mencegah keringat berlebihan. Hal terpenting adalah rutinlah mencuci rambut, terutama di musim panas karena kulit kepala menghasilkan lebih banyak keringat.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Sampo Anti-Jamur dan Ketombe untuk Kulit Kepala Bersih Sehat
-
4 Cushion yang Tidak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Aktivitas Seharian
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya
-
Foot Spray yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Murah, Sudah BPOM, dan Ratingnya Tinggi
-
4 Sampo Non-SLS dengan Glycerin Solusi Kulit Kepala Kering dan Sensitif
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga