Lifestyle / Komunitas
Rabu, 08 Juli 2026 | 20:00 WIB
Ilustrasi Kulit Kepala Gatal. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Kulit kepala gatal setelah keramas bisa disebabkan oleh berbagai faktor.
  • Residu produk rambut yang tidak terbilas bersih serta kandungan mineral tinggi dalam air dapat memicu iritasi kulit.
  • Paparan bahan kimia dalam sampo atau frekuensi keramas berlebihan menyebabkan kulit kering dan reaksi alergi yang mengganggu.

Suara.com - Sudah keramas sampai bersih, tapi kulit kepala masih terasa gatal dan tidak nyaman? Kondisi ini tentu sangat mengganggu.

Ternyata, kebersihan rambut bukan satu-satunya faktor penentu kesehatan kulit kepala.

Berdasarkan penjelasan ahli dermatologi dan perawatan rambut, berikut adalah beberapa alasan utama mengapa kulit kepala Anda tetap gatal meski baru saja dicuci.

1. Ketombe atau Dermatitis Seboroik

Ini adalah penyebab paling umum. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), ketombe muncul karena pertumbuhan jamur yang berlebihan pada area yang berminyak.

Meskipun Anda baru saja keramas, jika sampo yang digunakan tidak mengandung bahan aktif untuk melawan jamur seperti zinc pyrithione atau ketoconazole, rasa gatal akan terus kembali.

2. Residu Produk

Jika Anda tidak membilas rambut dengan benar-benar bersih, sisa-sisa sampo, kondisioner, atau produk styling dapat mengendap di kulit kepala.

Laman Goldielocks menyebutkan bahwa residu ini dapat menyumbat folikel rambut dan memicu iritasi yang menyebabkan rasa gatal segera setelah rambut kering.

Baca Juga: Bebas Gatal dan Kerak! Cek 5 Pilihan Serum Rambut untuk Usir Ketombe

3. Reaksi Alergi (Dermatitis Kontak)

Kulit kepala Anda mungkin sensitif terhadap bahan kimia tertentu dalam produk pembersih rambut. Bahan seperti pewangi buatan, pengawet (paraben), atau bahan pembusa (sulfat) dapat memicu reaksi alergi.

AAD mencatat bahwa rasa gatal ini sering disertai dengan ruam kemerahan pada kulit kepala.

4. Efek "Hard Water" (Air dengan Kandungan Mineral Tinggi)

Tahukah Anda bahwa kualitas air sangat berpengaruh? Goldielocks menjelaskan bahwa hard water, air yang kaya akan mineral seperti kalsium dan magnesium, dapat meninggalkan lapisan tipis di kulit kepala.

Lapisan ini menghalangi kelembapan masuk ke kulit, sehingga kulit kepala menjadi sangat kering dan gatal setelah mandi.

Load More