Suara.com - Kamboja melaporkan kematian pertama akibat infeksi Covid-19 hari ini, Kamis (11/3). Seorang pria berusia 50 tahun meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani perawatan di rumah sakit selama kurang dari dua minggu.
Sebagaimana diberitakan Channel News Asia, pria itu meninggal pada dini hari tadi, kata kementerian kesehatan Kamboja dalam sebuah pernyataan. Pasien yang tidak disebutkan identitasnya itu dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada 27 Februari.
Ia merupakan pengemudi untuk seorang warga negara China yang tinggal di kota pesisir Sihanoukville, yang juga telah lebih dulu terinfeksi Covid-19.
Dikutip dari situs worldometers.info, Kambona telah memiliki total kasus positif sebanyak 1.163 infeksi. Negara berpenduduk sekitar 16 juta orang itu secara geografis terletak di sebelah Laos, Thailand, dan Vietnam, yang semuanya dinilai berhasil mengendalikan wabah virus corona.
Kamboja juga termasuk tiga negara di Asia Tenggara yang memiliki kasus positif Covid-19 paling sedikit, setelah Laos (48 kasus) dan Brunei Darussalam (192 kasus). Sementara Indonesia masih menempati posisi pertama di Asia Tenggara dengan jumlah kasus positif terbanyak, 1.403.722 kasus.
Diikuti Filipina 607.048 kasus, terbanyak ketiga Malaysia 319.364 kasus, keempat Myanmar 142.073 kasus, dan kelima Singapura 60.070 kasus. Peringkat enam Tailand 26.598 kasus dan ketujuh Vietnam 2.627 kasus positif Covid-19.
Seperti kebanyakan negara lain, Kamboja juga telah memulai program vaksinasi Covid-19 sejak bulan lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?