Suara.com - Usai melakukan vaksinasi Covid-19 banyak orang mengeluhkan pusing dan tidak enak badan. Meski demikian, jika merasakan gejala tersebut sebenarnya tidak perlu khawatir.
Dilansir dari Daily star, para dokter di Inggris mengatakan bahwa "normal" untuk merasa tidak enak badan setelah vaksinasi.
Efek samping dari kedua vaksin Covid ini "sangat umum", klaim panduan resmi. Umumnya, usai melakukan vaksin orang akan mengalami kelelahan, nyeri atau gejala seperti flu, tetapi petugas medis mengatakan sering kali tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Prof Martin Marshall, dari Royal College of GPs, pasien harus diyakinkan bahwa kedua vaksin Covid-19 yang saat ini digunakan di Inggris telah melalui proses yang ketat untuk memastikan keduanya aman dan efektif.
"Adalah normal, seperti kebanyakan vaksinasi, bagi beberapa pasien untuk mengalami efek samping yang ringan. Jika diperlukan, kami akan merekomendasikan pasien untuk merawatnya dengan obat penghilang rasa sakit, seperti parasetamol," kata dia.
Di Inggris sendiri Upaya vaksinasi sejauh ini telah mencapai lebih dari 22,8 juta orang. Menurut Public Health England, butuh beberapa minggu sampai kekebalan mulai bekerja.
Baik suntikan Pfizer dan Oxford AstraZeneca harus diberikan dua kali kepada pasien sebelum divaksinasi penuh, meskipun satu suntikan masih memberikan kekebalan.
Panduan pemerintah memperingatkan bahwa suntikan dapat menyebabkan efek samping "seperti semua obat".
Ia menambahkan bahwa sebagian besar bersifat "ringan dan berjangka pendek, dan tidak semua orang mengalaminya."
Baca Juga: Penggumpalan Darah, Perempuan di Swedia Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?