Suara.com - Periode menstruasi perempuan bisa saja berbeda-beda dengan jarak normal antara 28 hari. Namun periode menstruasi terkadang tak lancar karena dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Melansir dari Times of India, berbagai faktor yang bisa memengaruhi periode menstrasi adalah stres, masalah hormonal, dan lain sebagainya. Tidak mendapatkan menstruasi secara teratur dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Dengan demikian, seseorang harus memastikan untuk melacak tanggal haid terakhir mereka dan memeriksa apakah mereka mendapatkan menstruasi tepat waktu atau tidak. Untuk mengatasi menstrasuai tak lancar, berikut ada beberapa asupan yang perlu Anda konsumsi,antara lain:
Kayu manis
Kayu manis bekerja sangat baik dalam masalah menstruasi. Kayu manis bahkan membantu dalam mengobati PCOS. Kayu manis membantu dalam mengatur menstruasi Anda serta mengurangi rasa sakit yang disebabkan selama menstruasi.
Jahe
Jahe membantu meredakan gejala PMS dan mengatur menstruasi. Anda dianjurkan untuk mulai mengonsumsi jahe tujuh hari sebelum menstruasi.
Nanas
Nanas adalah obat rumahan yang bagus untuk menstruasi yang tidak teratur. Nanas mengandung bromelain, enzim yang melembutkan lapisan rahim dan membantu mengatur menstruasi. Buah ini juga bersifat anti-inflamasi dan dengan demikian membantu meredakan nyeri haid.
Baca Juga: 4 Jenis Teh yang Bantu Kurangi Kram Menstruasi
Cuka sari apel
Minum cuka sari apel membantu mengatur siklus menstruasi dan mengobati PCOS. Pastikan untuk mengonsumsi cuka sari apel hanya setelah dilarutkan dengan air.
Jintan
Jintan membantu masalah menstruasi dengan mengencangkan otot rahim dan memperbaiki menstruasi yang tidak teratur. Konsumsi jintan yang direndam semalaman setiap pagi dengan air hangat untuk mendapatkan hasil terbaik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem