Suara.com - Bersin yang terlalu sering karena alergi atau penyakit tertentu pastinya menjengkelkan dan mengganggu aktivitas harian. Kondisi ini juga pasti menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang di sekitar.
Pada dasarnya, bersin adalah mekanisme alami yang membantu menghilangkan iritasi dari hidung. Setiap kali benda asing, seperti kotoran, serbuk sari, asap atau debu masuk ke lubang hidung, lapisan sensitif hidung mungkin mulai teriritasi atau menggelitik.
Hal ini menyebabkan kita bersin untuk membersihkan saluran udara dan menghilangkan partikel debu di hidung. Jadi, bersin adalah pertahanan pertama tubuh kita ketika melawan bakteri asing.
Selain itu, bersin juga tindakan refleks yang berhenti dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Pada kasus tertentu, bersin terus-menerus tanpa henti juga bisa membuat diri sendiri dan orang sekitar tidak nyaman.
Karena itu dilansir dari Times of India, Anda harus memeriksa atau mengidentifikasi pemicu bersin yang tidak bisa berhenti. Jika Anda sudah menemukan pemicunya, Anda bisa mengatasinya dengan beberapa cara alami berikut ini:
1. Madu
Beberapa penelitian menunjukkan madu bisa membantu mencegah bersin terkait pilek dan flu. Jika terjadi reaksi alergi, madu mungkin bukan pilihan yang ideal.
Tapi, madu juga bisa membantu tubuh kita beradaptasi dengan alergen yang ada di lingkungan sekitar. Minum satu sendok teh madu sudah cukup mengurangi peradangan dan meredakan bersin.
2. Uap
Baca Juga: India Temukan Mutasi Ganda Virus Corona Covid-19, Berbahayakah?
Anda juga bisa mengatasi bersin dengan menghirup uap air panas. Anda cukup mengambil air panas dalam mangkuk besar dan letakkan wajah di atasnya untuk menghirup uapnya.
Cara rumah ini bisa membantu membersihkan saluran hidung dan mengobati hidung meler. Uap juga merupakan obat rumahan yang efektif untuk mengatasi pilek dan flu.
3. Hindari makan besar
Makan dalam porsi besar bisa membuat Anda lebih sering bersin karena kekenyangan. Meskipun hubungan antara keduanya belum bisa dipahami, tapi makan porsi kecil bisa membantu mencegah bersin terus-menerus.
4. Jangan melihat cahaya langsung
Paparan cahaya terang yang mendadak atau melihat sinar matahari langsung bisa membuat beberapa orang bersin. Sekitar sepertiga orang mengalami bersin terus-menerus setiap kali melihat cahaya terang.
Kondisi ini dikenal sebagai bersin fotik, yang biasanya merupakan keturunan dari keluarga. Solusinya, Anda bisa memakai kacamata hitam polarisasi setiap kali keluar rumah.
5. Mencubit hidung
Salah satu cara menghentikan bersin adalah mencubit hidung sendiri. Saat Anda merasa akan bersin, cubit hidung Anda di bagian lubangnya seolah-olah sedang mencium sesuatu yang tidak enak. Anda juga bisa mencubit hidung tepat di bawah alis untuk menghentikan bersin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?