Suara.com - Sebuah penelitian baru menemukan bahwa vaksin Covid-19 Pfizer 100 persen efektif mencegah virus corona pada anak-anak remaja usia 12 hingga 15 tahun.
Perusahaan yang membuat vaksin Pfizer mengatakan bahwa studi terhadap 2.260 relawan di Amerika Serikat yang disuntik vaksin buatannya secara penuh tidak tertular virus corona Covid-19.
Sebagai perbandingan, mereka juga mengungkapkan ada 18 kasus virus corona setelah orang-orang hanya menerima satu kali suntikan vaksin Pfizer dan justru diberi suntikan vaksin tiruan.
Meskipun ini penelitian skala kecil dan belum dipublikasikan dalam jurnal, tapi temuan ini sedikit membuktikan efektivitas suntikan penuh vaksin Pfizer untuk mencegah virus corona Covid-19.
Karena, vaksin Pfizer menjadi salah satu vaksin Covid-19 yang digunakan di Inggris, selain vaksin AstraZeneca dan vaksin Moderna. Sebanyak 30 juta orang dewasa di Inggris pun sudah suntik vaksin AstraZeneca dan Pfizer.
Tapi dilansir dari The Sun, suntikan vaksin Pfizer ini hanya dibatasi pada anak-anak remaja usia 18 tahun. Di Amerika Serikat sendiri, suntikan vaksin Pfizer dibatasi untuk anak-anak remaja usia 16 tahun.
Studi tersebut menunjukkan efek samping vaksin Covid-19 pada anak-anak serupa dengan orang dewasa, seperti nyeri, demam, menggigil dan kelelahan.
Para peneliti melaporkan antibodi pelawan virus corona Covid-19 juga lebih tinggi di antara anak-anak remaja daripada orang dewasa. Mereka mengamati anak-anak remaja selama 2 tahun untuk mengumpulkan lebih banyak bukti tentang perlindungan dan keamanan jangka panjang vaksin.
Namun, perusahaan Pfizer berusaha mendapatkan izin pengunaan darurat vaksin buatannya untuk anak-anak remaja usia 12 hingga 15 tahun di Amerika Serikat.
Baca Juga: Studi PHE Klaim Varian Baru Virus Corona Inggris Tidak Mematikan
CEO Pfizer Albert Bourla berharap program vaksinasi bisa menjangkau anak-anak remaja Amerika sebelum dimulainya tahun ajaran berikutnya. Tapi, belum jelas tanggapan FDA terhadap permintaan Pfizer akan lebih cepat atau tidak.
Sementara itu di Inggris, anak-anak bisa mulai mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 paling cepat pada Agustus 2021. Seorang juru bicara Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggris mengatakan belum ada keputusan bahwa anak-anak harus vaksinasi atau tidak.
Prof Adam Finn, seorang profesor pediatri di Pusat Vaksin Anak Bristol dan anggota komite gabungan Pemerintah untuk vaksinasi dan imunisasi, mengatakan sekarang ini pemerintah Inggris sedang persiapan meluncurkan vaksin Covid-19 untuk anak-anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?