Suara.com - Vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Pfizer dan perusahaan bioteknologi mitra BioNTech telah terbukti "sangat efektif" melawan virus corona. Bahkan vaksin itu disebut ampun melawan berbagai varian dari virus tersebut.
Dilansir dari New York Post Vaksin Covid-19 Pfizer bisa memberikan perlindungan setidaknya selama enam bulan setalah suntikan diberikan.
Kedua perusahaan mengumumkan pada hari Kamis bahwa fase pengujian terbaru - yang mencakup analisis terhadap 927 kasus gejala COVID-19 yang dikonfirmasi, dan total 46.307 peserta uji coba - menunjukkan vaksin tersebut efektif 91,3 Persen terhadap penularan.
Dalam hal penyakit "parah" dan kematian, vaksin tersebut 95 Persen, dan hingga 100 Persen, efektif, menurut definisi yang ditetapkan oleh Food and Drug Administration (FDA) AS dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Selain itu, data dari lebih dari 12.000 penerima vaksin Pfizer menunjukkan sebagian besar keamanan pengambilan gambar.
“Data ini mengonfirmasi profil kemanjuran dan keamanan yang menguntungkan dari vaksin kami dan memposisikan kami untuk mengajukan Permohonan Lisensi Biologis ke FDA AS,” kata Albert Bourla, ketua dan CEO Pfizer, dalam sebuah pernyataan.
“Kemanjuran vaksin yang tinggi yang diamati hingga enam bulan setelah dosis kedua dan terhadap varian yang lazim di Afrika Selatan memberikan keyakinan lebih lanjut tentang keefektifan vaksin kami secara keseluruhan.”
“Ini adalah langkah penting untuk lebih lanjut memastikan keampuhan yang kuat dan data keamanan yang baik yang telah kami lihat sejauh ini, terutama dalam tindak lanjut jangka panjang,” tambah Ugur Sahin, CEO dan salah satu pendiri BioNTech.
"Data ini juga memberikan hasil klinis pertama yang dapat dilindungi oleh vaksin secara efektif terhadap varian yang saat ini beredar, faktor penting untuk mencapai kekebalan kawanan dan mengakhiri pandemi ini untuk populasi global."
Baca Juga: Uji Coba Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Remaja Berikan Hasil Positif
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial