Suara.com - Telah diketahui bahwa nutrisi yang cukup seperti lemak sehat, karbohidrat kompleks, dan protein tanpa lemak dapat meningkatkan kesehtan, termasuk ginjal.
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa meningkatkan satu nutrisi dasar bisa menjadi cara sederhana untuk membantu Anda menghindari penyakit ginjal.
Melansir dari Eat This, studi baru dari Seoul National University College of Medicine diterbitkan menunjukkan bahwa konsumsi makanan sehat bisa menyehatkan ginjal.
Penelitian dilakukan setelah melihat rasio kalori dari makronutrien yang dikonsumsi partisipan.
Penelitian ini telah diterbitkan pada The American Journal of Clinical Nutrition.
Tujuan para peneliti ini adalah untuk mengidentifikasi keseimbangan pola makan yang sehat yang dapat mencegah penyakit ginjal kronis.
Studi ini menggunakan data dari 567.000 peserta dan menetapkan rasio makronutrien dasar pada 50 persen karbohidrat, 35 persen lemak, dan 15 persen protein.
Mereka menemukan bahwa asupan protein relatif yang lebih tinggi pada subjek penelitian dengan fungsi ginjal normal secara signifikan dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah penyakit ginjal kronis dan penyakit ginjal stadium akhir.
Sebaliknya, individu dengan asupan lemak lebih tinggi juga berisiko lebih tinggi mengalami gangguan fungsi ginjal.
Baca Juga: Tetap Berenergi & Terhidrasi saat Puasa, Konsumsi 4 Makanan Ini saat Sahur!
Beberapa protein sehat bisa didapatkan dari berbagai jenis ikan, telur, dan asupan lainnya. Sementara makanan berlemak tinggi seperti daging merah perlu Anda hindari untuk tetap menjaga kesehatan ginjal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh