Suara.com - Es kelapa muda sering menjadi pilihan banyak orang untuk berbuka puasa Ramadan. Air kepala memang salah satu minuman menyegarkan untuk melawan dahaga setelah seharian puasa di musim panas.
Selain itu, air kelapa juga bisa membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Minuman ini bagus untuk orang yang fokus mempertahankan berat badan, karena rendah kalori dan tidak memiliki tambahan gula.
Air kelapa memiliki enzim dan mineral alami seperti kalium yang baik untuk kesehatan. Berikut ini dilansir dari Times of India, tiga manfaat kesehatan minum air kelapa.
1. Melawan diabetes
Penelitian menunjukkan bahwa air kelapa bisa menurunkan kadar gula darah. Sebuah penelitian pada tikus menemukan bahwa tikus yang minum air kelapa memiliki kadar hemoglobin A1c yang lebih rendah. Hal ini mengindikasikan gula darah jangka panjang yang baik.
Penelitian lain menemukan bahwa air kepala juga bisa mengurangi stres. Tapi, perlu lebih banyak penelitian untuk memastikan temuan tersebut. Air kelapa merupakan sumber magnesium, yang bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah penderita diabetes tipe 2 dan prediabetes.
2. Mencegah batu ginjal
Minum air kelapa membantu mencegah batu ginjal. Batu ginjal terbentuk ketika kalsium, oksalat, dan senyawa lainnya bergabung membentuk kristal dalam urine.
Penelitian pada tikus yang memiliki batu ginjal, menemukan air kelapa mencegah kristal menempel pada ginjal dan bagian lain dari saluran kemih. Air kelapa juga membantu mengurangi jumlah kristal yang terbentuk dalam urine.
Baca Juga: 6 Efek Samping Vaksin AstraZeneca dan Berita Hits Kesehatan Lainnya
3. Meningkatkan kesehatan
Minum air kelapa bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Dalam sebuah penelitian pada tikus yang minum air kelapa, mengalami penurunan kolesterol darah dan trigliserida.
Tikus juga mengalami penurunan lemak hati yang signifikan. Sementara itu, manusia perlu mengonsumsi lebih banyak air kelapa untuk mendapatkan manfaat yang sama.
Tapi, apakah minum air kelapa pada waktu berbuka puasa baik untuk kesehatan?
Sebenarnya, tidak ada waktu terbaik untuk minum air kelapa. Anda bisa minum air kelapa kapan saja, baik siang, sore atau malam hari. Tapi, minum air kelapa pagi hari memang lebih baik karena memiliki asam laurat untuk meningkatkan semangat, metabolisme tubuh dan menurunkan berat badan.
Wanita hamil biasanya disarankan minum air kelapa untuk melawan dehidrasi dan sembelit. Karena, air kelapa juga membantu dalam meredakan mual di pagi hari dan mulas yang terjadi selama kehamilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
Terkini
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan