- Penyakit DBD tidak menular melalui sentuhan atau percikan ludah antarmanusia.
- Nyamuk Aedes aegypti adalah satu-satunya perantara penyebaran virus dengue.
- Waspada fase kritis saat demam turun karena risiko kebocoran pembuluh darah.
Suara.com - Memasuki masa pancaroba dan cuaca ekstrem dengan kelembapan tinggi, lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu diwaspadai semua masyarakat Indonesia.
Apalagi, puncak kasus DBD tahun ini diperkirakan terjadi pada Maret hingga Mei 1016.
Penyakit yang satu ini tidak bisa disepelekan karena taruhannya nyawa jika penderitanya terlambat ditangani.
Namun di tengah tingginya kasus DBD, masih banyak masyarakat yang mungkin belum paham soal DBD bisa menular langsung dari satu orang ke orang lain atau tidak
DBD Menular atau Tidak
Banyak orang mungkin khawatir tertular DBD saat menjenguk kerabat di rumah sakit.
Faktanya dilansir dari laman Kemenkes dan Lifebuoy, DBD tidak bisa menular secara langsung antarmanusia.
Penyakit ini tidak menular melalui sentuhan kulit, keringat, maupun percikan ludah saat berbicara.
Satu-satunya faktor yang bisa memindahkan virus dengue adalah nyamuk, khususnya jenis Aedes aegypti betina.
Baca Juga: Tablet Samsung Berapa Harganya? Ini 5 Rekomendasi Termurah dan Multifungsi
Nyamuk ini baru akan membawa virus setelah menggigit orang yang sudah terinfeksi sebelumnya.
Di dalam tubuh nyamuk, virus akan berkembang selama 8 hingga 12 hari sebelum akhirnya nyamuk tersebut siap menyebarkan virus ke orang lain lewat gigitannya.
Waspada Gejala Khas DBD
Gejala DBD biasanya muncul 4 hingga 10 hari setelah seseorang digigit nyamuk yang terinfeksi. Beberapa tanda yang wajib diwaspadai antara lain:
- Demam tinggi mendadak hingga mencapai 40 derajat celcius.
- Sakit kepala parah dan nyeri di bagian belakang mata.
- Nyeri otot dan sendi yang luar biasa.
- Munculnya ruam atau bintik merah pada kulit.
- Pendarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah.
Hati-hati Fase Kritis DBD
Pasien DBD akan melewati tiga fase yang sering kali menipu. Penting bagi keluarga pasien untuk memahami tahapan ini:
- Fase Demam (Hari 1-3): Suhu tubuh sangat tinggi.
- Fase Kritis (Hari 4-5): Suhu tubuh justru turun hingga 30 derajat celcius. Banyak orang mengira pasien sudah sembuh, padahal di fase inilah risiko kebocoran pembuluh darah dan gangguan tekanan darah terjadi.
- Fase Penyembuhan (Hari 6-7): Demam mungkin muncul kembali, namun kadar trombosit mulai naik menuju normal.
Siapa yang Paling Berisiko?
Meski bisa menyerang siapa saja, ada beberapa kelompok yang lebih rentan terkena komplikasi berat, yaitu:
- Anak-anak di bawah usia 15 tahun, lansia, dan bayi.
- Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.
- Orang yang pernah terinfeksi virus dengue sebelumnya, karena infeksi kedua seringkali lebih parah.
Berita Terkait
-
Tablet Samsung Berapa Harganya? Ini 5 Rekomendasi Termurah dan Multifungsi
-
Urutan Skincare Double Cleansing yang Benar Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produknya
-
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Acne Prone Skin, Ringan dan Gak Bikin Breakout
-
Anti Gerah! 4 Rekomendasi Sunscreen Bambu dengan Efek Cooling Menenangkan
-
Cara Mencegah DBD Sejak Dini, Terapkan 5 Kebiasaan Sederhana Ini
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir
-
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup