Suara.com - Kita semua tahu, jika olahraga merupakan aktivitas yang memberikan sejuta manfaat menyehatkan bagi tubuh. Meski begitu, melakukan aktivitas yang satu ini tidak boleh asal atau sembarang.
Penting untuk kita bisa memantau kemampuan tubuh, salah satunya adalah detak jantung. Pasalnya, saat olahraga detak jantung akan mengalami peningkatan.
Meski terbilang wajar, peningkatan jantung yang abnormal saat berolahraga patut dicurigai karena bisa dijadikan tanda permasalahan kesehatan.
Hal tersebut juga disampaikan oleh Elga Kharisma, atlet sepeda BMX dengan sederet prestasi. Ia mengungkap, dengan memantau detak jantung saat berolahraga, kita juga dapat mengetahui seberapa kemampuan tubuh kita.
"Memantau detak jantung, bisa mengukur seberapa mampu kita dan bisa dibilang kita tidak akan berlebihan saat latihan," jelas Elga yang juga merupakan KOL jam tangan olahraga Suunto berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima.
Nah, agar lebih praktis dalam memantau detak jantung, kamu bisa mengenakam jam tangan olahraga sehingga tidak mengganggu pergerakan. Salah satunya dari merek Suunto, yang memberikan pengukuran detak jantung pergelangan tangan yang nyaman.
"Selain bisa selalu memantau detak jantung kita sendiri, di jam tangan Suumto itu sendiri, ada bnyak sekali fitur yang sangat penting, seperti cek kalori hingga 80+ mode olahraga. Jadi multi olahraga bisa kita gunakan dan tidak hanya kalori, kita juga bisa mengatur waktu istirahat tidur selama 1 minggu, supaya badan tetap fit dan sehat," jelas atlet yang sempat memboyong 3 kali medali emas di Sea Games.
Jam tangan ini bisa didapatkan Startime.co.id dengan promo pembukaan store terbaru, Startime Golf Island, seperti diskon tambahan 10 persen dan free gift untuk setiap pembelian jam tangan.
Baca Juga: Studi: Rutin Olahraga Cegah Risiko Serangan Jantung Pada Pasien Hipertensi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi