Suara.com - Jelatang merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Sebagian besar orang mengonsumsinya dalam bentuk teh untuk meningkatkan beberapa aspek kesehatan, seperti masalah jantung, kesehatan usus, kekebalan, fungsi ginjal, alergi, ISK dan nyeri radang sendi.
Teh jelatang juga merupakan pembersih darah kuat yang mengeluarkan racun dari tubuh. Jadi, minum teh jelatang ini bisa memberikan tambahan yang sempurna dalam rutinitas harian Anda.
Karena, ramuan teh jelatang ini memiliki sifat antibakteri, antijamur, astringen dan anti-inflamasi. Selain itu, jelatang juga kaya vitamin A, B, C dan K, serta mengandung karoten dan zat besi.
Berikut ini dilansir dari Health Shots, 5 manfaat kesehatan dari minum teh jelatang.
1. Menjaga kadar gula darah dan tekanan darah
Minum teh jelatang bisa membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Jelatang bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan serangan jantung.
Studi tahun 2013 juga mendukung fakta bahwa ekstrak daun jelatang mampu menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes tipe 2 cukup efektif.
2. Mencegah banyak penyakit
Sebuah studi dalam Scientific World Journal menemukan bahwa teh jelatang merupakan sumber senyawa polifenol yang membantu mencegah dan menangani penyakit kronis, seperti diabetes, kanker, penyakit jantung dan obesitas.
Baca Juga: Waspada 3 Varian Baru Virus Corona, Satu Sudah Masuk Kepri
Selain itu, teh jelatang memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengatur pencernaan, mengurangi sembelit dan diare.
3. Mengurangi rasa sakit
Teh jelatang bisa membantu mengurangi gejala nyeri, karena memiliki sifat antiradang. Adapun masalah nyeri yang bisa diatasi dengan teh jelatang, termasuk nyeri otot, nyeri sendi dan sakit kepala.
Menurut penelitian tahun 2018 di jurnal Molecules, jelatang dapat membantu meredakan nyeri sendi, baik di tangan, lutut, pinggul, dan tulang belakang.
4. Menenangkan alergi dan iritasi kulit
Meskipun daun jelatang terkadang mengiritasi kulit, teh jelatang justru bermanfaat untuk mengurangi iritasi kulit hingga mengurangi gejala alergi. Sifat antihistamin, anti-inflamasi dan antimikroba dari jelatang sangat membantu mengobati masalah kulit, seperti eksim dan jerawat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia