Suara.com - Mengkonsumsi kandungan vitamin, mineral, dan nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan tubuh, bahkan bisa mencegah berbagai macam penyakit.
Selain itu, jika kekurangan dari ketiga nutrisi tersebut, bisa berakhir nyeri tulang. Tidak hanya nyeri tulang saja, lima hal ini juga terjadi jika kekurangan nutrisi, yang dilansir dari Okadoc. Apa saja?
Kekurangan kalsium
Kalsium sangat baik untuk tubuh, salah satunya memperbaiki tulang dan gigi. Jika kekurangan kalsium maka risikonya bisa berakhir osteoporosis, dan juga tulang melemah.
Kekurangan vitamin D
Dikatakan vitamin D penting untuk kesehatan tulang dan mencegah penyakit kanker. Vitamin D bisa ditemukan pada susu, yogurt, samlom dan tuna. Jika kekurangan vitamin D, dapat menyebabkan kelainan tulang yang disebut rakitis.
Kekurangan zat besi
Menurut WHO, kekurangan zat besi merupakan yang paling umum, sehingga memengaruhi lebih dari 25 persen populasi dunia. Bahkan, kekurangan zat besi bisa mengakibatkan kelelahan, sistem kekebalan melemah, dan penurunan fungsi otak.
Kandungan zat besi bisa Anda temukan pada daging merah, ikan sarden kaleng, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Baca Juga: BAF Bantu Penuhi Asupan Nutrisi Anak-anak Indonesia
Kekurangan magnesium
Jika kekurangan magnesium, berisiko terkena diabetes, diare kronis, dan penyakit celiac (auotimun). Masalah kesehatan ini juga bisa menimbulkan gejala, salah satunya kedutan, kram otot, osteoporosis, kelelahan fisik dan mental, dan tekanan darah tinggi.
Karena itu, perlu konsumsi magnesium pada makanan almond, biji rami, cokelat hitam, kacang tanah, oatmeal, dan juga kopi.
Kekurangan vitamin B12
Kekurangan vitamin B12 merupakan jenis paling umum yang terjadi pada kelompok lansia. Bahkan, kekurangan vitamin ini bisa mengalami kelemahan, kulit pucat, mata putih, sariawan, pusing, dan perubahan suasana hati.
Agar terhindar dari penyakit tersebut, maka konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12, salah satunya ikan, telur, dan juga susu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi