Suara.com - Tubuh membutuhkan berbagai vitamin dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan mencegah penyakit.
Dilansir melalui Okadoc, ketika tubuh tidak mengonsumsi atau mendapatkan cukup nutrisi dari makanan, maka tubuh akan mengalami sesuatu yang disebut defisiensi nutrisi atau insufficiency.
Berikut ini adalah deretan hal yang terjadi bila manusia kekurangan nutrisi yang penting bagi tubuh.
1. Kekurangan Kalsium
Setiap sel tubuh membutuhkan kalsium agar berfungsi dengan baik. Ini membantu proses mineralisasi tulang dan gigi, yang sangat penting selama periode pertumbuhan yang cepat. Ini juga penting untuk menjaga kesehatan tulang. Kalsium juga bertindak sebagai molekul pemberi sinyal di mana jantung, otot, dan saraf tidak akan dapat berfungsi tanpanya.
Akibat kekurangan kalsium, orang akan berisiko mengalami osteoporosis, yang ditandai dengan tulang yang lebih lemah dan lebih rapuh sebagai gejala defisiensi kalsium yang paling umum. Kalsium dapat ditemukan dalam berbagai makanan seperti produk susu, ikan bertulang, dan sayuran hijau.
2. Kekurangan Vitamin D.
Vitamin D penting untuk kesehatan tulang dan dapat membantu mencegah kanker tertentu. Kekurangan vitamin D dapat memanifestasikan dirinya dalam berbagai cara, termasuk kelelahan, nyeri tulang, perubahan suasana hati, serta nyeri dan kelemahan otot.
Konsumsi rutin susu atau yogurt serta konsumsi ikan berlemak dua kali seminggu seperti salmon atau tuna, akan sangat baik. Selain itu, menghabiskan waktu di luar ruangan di bawah sinar matahari setiap hari yang merupakan sumber vitamin D juga baik untuk tubuh.
3. Kekurangan Zat Besi
Kekurangan zat besi adalah salah satu kekurangan nutrisi paling umum yang memengaruhi lebih dari 25 persen populasi dunia menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Kelelahan, sistem kekebalan yang lemah, dan penurunan fungsi otak adalah gejala umum kekurangan zat besi.
Zat besi dapat dibagi menjadi 2 kategori: Zat besi Heme dan Non-Heme. Zat besi heme dapat ditemukan dalam makanan seperti daging merah, kerang, dan sarden kaleng. Sedangkan zat besi Non-Heme dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Baca Juga: Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035
4. Kekurangan Magnesium
Kekurangan magnesium juga dikenal sebagai hipomagnesemia. Kekurangan magnesium memiliki berbagai penyebab mulai dari asupan makanan yang tidak mencukupi hingga kekurangan magnesium dalam tubuh.
Masalah kesehatan yang terkait dengan kekurangan magnesium termasuk diabetes, penyerapan yang buruk, diare kronis, dan penyakit celiac. Gejala kekurangan magnesium adalah kedutan dan kram pada otot, osteoporosis, kelelahan fisik dan mental, tekanan darah tinggi. Sumber magnesium di antaranya almond, biji rami, cokelat hitam, kacang tanah, oat, dan kopi.
5. Kekurangan Vitamin B12
Ini adalah jenis kekurangan nutrisi yang umum terjadi terutama di kalangan lansia. Tanda dan gejala kekurangan vitamin B12 adalah kelemahan, kulit pucat dan mata putih, sariawan, pusing, dan perubahan suasana hati yang konstan.
Vitamin B12 secara alami terdapat dalam makanan hewani, termasuk daging, ikan, unggas, telur, dan produk susu. Itu juga bisa hadir dalam produk yang diperkaya B12, seperti varietas roti tertentu dan susu nabati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang