Suara.com - Hampir dua tahun berlangsung, belum ada satu pun negara di dunia yang menyatakan terbebas dari pandemi infeksi Covid-19.
Sejak pertama kali mewabah di Wuhan, China akhir Desember 2019 lalu, infeksi Covid-19 telah menyebar hingga ke lebih dari 220 negara.
Data terbaru per Kamis (6/5) pukul 08.00 WIB, ada 155,81 juta kasus Covid-19 yang tercatat. Dari angka tersebut, jumlah orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 tercatat lebih dri 3,25 juta jiwa.
Sementara itu, beberapa negara mengalami peningkatan kasus infeksi akibat temuan varian baru virus corona penyebab sakit Covid-19.
Varian virus corona B1617 yang ditemukan di India, menjadi salah satu varian baru yang dikhawatirkan dunia. Para ahli berpendapat bahwa tsunami Covid-19 yang terjadi di India saat ini disebabkan karena varian virus baru tersebut.
Varian virus corona B1617 itu juga telah menyebar ke berbagai negara hingga sampai ke wilayah Asia Tenggara. Setelah Malaysia dan Indonesia mengumumkan temuan kasus baru akibat varian B1617, kini Singapura umumkan hal serupa.
Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menemukan bahwa hampir setengah dari 60 kasus Covid-19 lokal yang terdeteksi minggu lalu, telah terinfeksi dengan varian B1617.
Pada Selasa (4/5), Direktur Layanan Medis Depkes Kenneth Mak mengatakan bahwa tujuh kasus di tiga klaster lokal memiliki salah satu varian India B1617. Termasuk klaster Rumah Sakit Tan Tock Seng yang memiliki 40 kasus hingga Selasa (4/5).
Menteri Pendidikan Lawrence Wong, yang turut memimpin gugus tugas Covid-19, mengatakan bahwa meskipun ada kasus dari varian virus lainnya tetapi tidak sampai berkembang menjadi kelompok. Berbeda dengan vatian virus India ini.
Baca Juga: Kanada Izinkan Vaksin Pfizer untuk Anak Usia 12 Tahun ke Atas
"Karena varian baru, (kasus) lebih menular dan kelompok yang lebih besar (terinfeksi) terbentuk. Inilah yang kami ketahui sejauh ini tentang varian baru," kata Wong dikutip dari Channel News Asia.
Assoc Profesor Mak mengatakan bahwa kehadiran varian virus India itu menegaskan strategi Singapura untuk melakukan vaksinasi semua petugas kesehatan dan memprioritaskan vaksinasi untuk orang Singapura yang lebih tua.
"Seandainya kami tidak melakukannya, klaster Tan Tock Seng akan jauh lebih besar saat ini. Dan kemungkinan klaster itu lepas kendali jauh lebih besar," ucapnya.
Sementara itu, tsunami Covid-19 di India juga belum mereda. Negara dengan jumlah penduduk 1,3 miliar itu telah menjadi sentra Covid-19 sejak April lalu.
India melaporkan 412.618 kasus baru dalam 24 jam terakhir, membuat jumlah kasusnya kini menjadi 21 juta. Data pada situs worldometers.info menunjukan bahwa kasus Covid-19 di India bertambah satu juta dalam waktu kurang dari sepekan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak