Suara.com - Selepas sebulan menjalankan ibadah puasa, tiba masanya seluruh umat muslim merayakan hari lebaran. Saat lebaran, banyak yang kalap dengan menyantap berbagai menu makanan. Berikut ini tips sehat selama lebaran setelah sebulan berpuasa.
Setiap tahunnya, seluruh umat Islam di dunia merayakan Idul Fitri selepas menjalan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Tahun ini, Idul Fitri dirayakan serentak pada 13 Mei 2021. Pada perayaan Idul Fitri, tak sedikit orang yang kalap dengan mengonsumsi berbagai makanan secara berlebihan. Padahal hal itu bisa saja membuat kesehatan terganggu. Maka dari itu simak tips sehat selama lebaran setelah sebulan berpuasa.
Tips Jaga Sehat Selama Lebaran setelah Sebulan Berpuasa
Agar kesehatan tidak terganggu selama lebaran karena banyak mengonsumsi makanan, berikut ini tips sehat selama lebaran selepas puasa Ramadhan. Simak ya!
1. Hindari Kue Kering
Agar saat lebaran kesehatan tetap terjaga, pastikan kamu menghindari kue kering saat kondisi perut kosong. Perlu diketahui, hampir semua kue kering menggunakan mentega atau margarin yang ada kandungan lemak trans (lemak jahat).
Lemak trans ini dapat memicu kenaikan asam lambung. Jika kamu mengonsumsi secara berlebihan, maka dapat membuat kadar kolesterol jahat dalam darah jadi meningkat.
2. Hindari Konsumsi Makanan Tinggi Lemak
Hampir semua menu makanan khas Lebaran mengandung kadar lemak yang tinggi, seperti opor, gulai, gorengan, dan rendang.
Baca Juga: Orang Ini Pamer Nastar Gerhana, Warganet Syok Pas Lihat Penampakannya
Selain memicu berat badan meningkat, makanan tinggi lemak juga dapat meningkatkan risiko penyakit lambung. Oleh karena itu, ada baiknya jangan terlalu berlebihan konsumsi makanan tinggi lemak.
Air putih mempunyai segudang manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Air putih semacam detox alami untuk mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi air putih sebelum makan.
Bukan hanya itu, air putih berfungsi juga sebagai nutrisi dalam sistem peredaran darah. Disarankan untuk mengonsumsi air putih setidaknya sehari 1,5 hingga 2 liter.
4. Kurangi Minuman Manis
Minuman yang mengandung gula buatan memicu meningkatnya kadar gula darah. Kondisi ini mengakibatkan badan jadi lebih cepat lemas dan lesu karena kadar gula darah yang tak stabil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan