Suara.com - Berbagai pola hidup sehat sederhana bisa menjauhkan Anda dari berbagai penyakit. Oleh karena itu, perubahan pola hidup yang lebih sehat tentu perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Melansir dari Eat This, berikut pola hidup sehari-hari yang yang dapat meningkatkan kesehatan, antara lain:
1. Hindari Soda
Soda tak baik untuk kesehatan, bahkan pada soda diet yang diklaim lebih ramah untuk tubuh.
"Banyak orang mengasosiasikan beralih ke soda diet atau minuman diet lainnya, sebagai alternatif yang sehat untuk beberapa minuman lain," kata Drew Miller, MD, seorang dokter keluarga di Lakin, Kansas.
"Namun, ada banyak penelitian yang melaporkan hubungan antara soda diet dan penambahan berat badan, serta peningkatan risiko terkena diabetes, masalah jantung, atau masalah kesehatan kronis lainnya," imbuhnya.
2. Perhatikan Pernapasan saat Tidur
Bernapas melalui hidung adalah metode sederhana namun efektif untuk mendapatkan kualitas tidur yang kebih baik.
"Pernapasan mulut meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatis yang mengganggu kenyenyakan tidur,"ujar kata Anil Rama, MD, staf pengajar klinis tambahan di Stanford Center for Sleep Sciences and Medicine.
Baca Juga: Menu Diet Sehat untuk Sarapan, Makan Siang dan Makan Malam
3. Perhatikan Pola Makan
Sangat penting untuk menjaga berat badan dan gaya hidup yang sehat dengan menjaga pola makan.
"Pola makan berampak pada kesehatan dan kebugaran secara keseluruhan mengurangi kemungkinan banyak masalah, termasuk penyakit jantung, diabetes, apnea tidur, dan banyak lagi," kata Nodar Janas, MD, direktur medis dari Pusat Rehabilitasi dan Perawatan di kota New York.
4. Merasa Bersyukur
Betapapun sulitnya hal-hal dalam hidup, luangkan beberapa menit setiap hari untuk memikirkan apa yang Anda hargai.
"Jika Anda tidak memperjelasnya, Anda mungkin tidak akan melakukannya dan sejujurnya Anda bisa benar-benar kehilangan perspektif tentang hidup Anda," ujar Janas.
5. Tidur Cukup
Pastikan Anda tidur setidaknya tujuh jam setiap malam.
"Turunkan suhu kamar jika Anda tidak bisa tidur atau mendengarkan musik yang menenangkan daripada mengandalkan obat-obatan," ujar Janas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi