Suara.com - Vaksin Covid-19 Moderna aman dan sangat efektif untuk anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun. Hal ini dinyatakan sendiri olah pihak Moderna pada Selasa (26/5/2021).
Sebelumnya vaksin Pfizer telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Moderna kemungkinan akan menjadi vaksin Covid-19 kedua yang disahkan untuk anak-anak.
"Dua pilihan [vaksin] ini akan meningkatkan pasokan dan pilihan vaksin yang tersedia untuk orang yang lebih muda," kata Dr. Richard Besser, presiden Robert Wood Johnson Foundation yang merupakan mantan penjabat direktur CDC seperti yang dikutip dari NBC News.
Melansir dari NBC News, vaksin Moderna diberikan dalam dua dosis, dengan jarak empat minggu. Moderna mengatakan uji klinis Fase 2 melibatkan lebih dari 3.700 peserta, setengah di antaranya menerima vaksin dan setengah di antaranya menerima plasebo.
Perusahaan mengatakan ada empat kasus Covid-19 di antara kelompok plasebo dibandingkan dengan tidak ada di kelompok vaksin, yang berarti vaksin itu 100 persen efektif.
Ketika perusahaan mencari kasus Covid-19 yang lebih ringan setelah dosis pertama, vaksin itu terbukti 93 persen efektif melawan infeksi baik yang bergejala maupun tidak.
"Vaksin sangat efektif dalam mencegah COVID-19 pada remaja," kata CEO Moderna Stéphane Bancel dalam sebuah pernyataan.
"Sangat menarik melihat vaksin Moderna COVID-19 dapat mencegah infeksi SARS-CoV-2," imbuhnya.
Efek samping umumnya ringan atau sedang nyeri di lengan ada dosis pertama dan paling sakit kepala, kelelahan, nyeri otot serta menggigil menggigil pada dosis kedua. Moderna berencana menyerahkan temuannya ke Food and Drug Administration pada awal Juni.
Baca Juga: 6 Ambulans Jemput Satu Kampung di Sleman yang Terpapar Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI