Suara.com - Virus corona tak hanya memengaruhi manusia, namun juga binatang. Dalam hal ini, Rusia mengumumkan bahwa pihaknya mulai mendaftarkan vaksin Covid-19 untuk binatang. Ini merupakan vaksin Covid-1 untuk hewan pertama yang ada di dunia.
Melansir dari BBC, beberapa daerah di Rusia telah memulai vaksinasi di klinik hewan. Vaksin tersebut merupakan vaksin Carnivak-Cov yang diberikn kepada hewan sepeti anjing, kucing, kera, hingga cerpelai.
Meskipun para ilmuwan mengatakan saat ini tidak ada bukti bahwa hewan memainkan peran penting dalam menyebarkan penyakit ke manusia. Namun masih ada infeksi Covid-19 telah dikonfirmasi terjadi pada berbagai spesies di seluruh dunia.
Pihak Rusia menyatakan bahwa vaksin tersbeut memberikan jangka waktu kekebalan setelah yang diperkirakan mencapai enam bulan.
Julia Melano, penasihat kepala Rosselkhoznadzor mengatakan bahwa klinik-klinik hewan telah mengami peningkatan permintaan untuk vaksinasi. Peningkatan permintaan vaksinasi berasa dari peternak, pemilik hewan peliharaan yang sering bepergian dan juga warga yang hewannya berkeliaran dengan bebas.
Covid-19 sebelumnya dilaporkan telah menjadi masalah serius bagi cerpelai yang dibudidayakan untuk diambil bulunya.
Beberapa negara telah melaporkan infeksi pada cerpelai yang dalam beberapa kasus membuat mereka jatuh sakit parah atau mati.
Wabah cerpelai terbesar terjadi di Denmark yang menyebabkan pemusnahan jutaan hewan dan menutup industri mereka sepenuhnya hingga tahun 2022.
Ada juga beberapa bukti bahwa cerpelai telah menularkan virus kembali ke manusia dalam bentuk mutasi baru.
Baca Juga: Wabah Corona Kian Mengkhawatirkan, Pemkab Bintan Tambah 2 Hektar Lahan Kuburan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?