Suara.com - Stres merupakan ketengan emosional atau fisik yang disebabkan oleh peristiwa dan pikiran apa pun yang memicu frustasi, kemarahan, atau kekhawatiran.
Sebagai bagian dari respon 'melawan atau lari', stres akan menyebabkan tubuh mengeluarkan kortisol dan adrenalin. Dua hormon tersebut akan membuat otot-otot tubuh lebih waspada, tegang, dan meningkatkan tekanan darah serta detak jantung.
Apabila stres tersebut dialami dalam jangka waktu lama hingga menyebabkannya menjadi kronis, maka akan berpengaruh buruk pada kesehatan Anda.
Karenanya, penting untuk mengetahui tehnik meredakan stres yang cocok untuk Anda lakukan di masa sulit, seperti:
1. Olahraga secara teratur
Dokter perawatan primer di Maine Integrative Family Care, Ben Hagopian, menjelaskan cara utama olahraga membantu menghilangkan stres adalah dengan meningkatkan endorfin, atau hormon bahagia.
Endorfin adalah hormon yang diproduksi secara alami oleh otak untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi stres. Olahraga juga akan menurunkan kadar hormon yang terkait dengan stres, seperti kortisol dan adrenalin.
Berolahraga saat tidak merasa stres juga dapat membantu tubuh Anda mengelolanya saat stres di waktu lain, lapor Insider.
2. Berlatih tehnik relaksasi
Mempraktikkan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam,
meditasi, atau yoga juga dapat membantu mengontrol stres.
Baca Juga: Miris, Siswi SMP di Cikulur Lebak Depresi Gegara Tak Punya Handphone
Biasanya, saat stres, Anda bernapas lebih cepat dan mengambil napas pendek-pendek, karena jantung Anda berdegup kencang.
"Memperlambat detak jantung dengan berfokus pada napas dapat membantu," sambung Hagopian.
Hagopian merekomendasikan teknik yang disebut 4-7-8 pernapasan, di mana Anda menarik napas selama 4 detik, tahan selama 7 detik dan kemudian buang napas selama 8 detik.
3. Tidur lebih banyak
Kurang tidur akan membuat Anda lebih sulit untuk menjalani hari-hari, termasuk stres. Faktanya, 21 persen orang dewasa melaporkan merasa lebih stres ketika mereka tidak cukup tidur.
Orang dewasa biasanya membutuhkan tujuh hingga sembilan jam tidur. Tetapi bagi banyak orang, stres membuat lebih sulit untuk tertidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia