Suara.com - Selama pandemi, berolahraga rutin sepertinya harus menjadi kebiasaan baru demi hidup yang lebih sehat dan berkualitas. Salah satu tren yang juga tengah digemari di masyarakat ialah olahraga bersepeda.
Bersepeda adalah aktivitas multidimensi. Artinya tidak hanya sebagai moda transportasi tetapi bersepeda sebagai aktivitas rutin juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Selain itu, seeda juga moda transportasi yang bersih dan ramah lingkungan. Berikut beberapa manfaat bersepeda dilansir melalui news18 :
Peningkatan kesehatan Kardiovaskular
Banyak ahli percaya bahwa bersepeda sebagai aktivitas rutin dapat membantu Anda meningkatkan kesehatan jantung dan meminimalkan risiko masalah jantung yang parah.
Menurut Medicalnewstoday.com, bersepeda sebagai olahraga teratur juga dapat menjaga tingkat tekanan darah Anda tetap terkendali. Darah tinggi atau hipertensi meningkatkan risiko Anda memiliki masalah kesehatan terkait jantung.
Bersepeda adalah olahraga yang sangat baik untuk orang-orang yang ingin menurunkan berat badan ekstra dari tubuh mereka. Satu jam bersepeda yang baik dapat membantu Anda membakar 400 hingga 1000 kalori, tergantung pada intensitas dan berat pengendara.
Peningkatan Kesehatan Paru-paru
Melakukan bersepeda secara teratur dapat membantu Anda meningkatkan kesehatan paru-paru Anda. Sifat siklus dan ritmis bersepeda sangat bermanfaat bagi paru-paru. Saat bersepeda, paru-paru terus-menerus disuplai dengan oksigen segar, dan tingkat pernapasan yang lebih tinggi mengembangkan otot-otot di sekitarnya. Paru-paru yang sehat dapat menyerap lebih banyak udara yang kaya oksigen karena ia mengedarkan lebih banyak udara ke seluruh paru-paru.
Peningkatan Kekuatan Kaki
Baca Juga: Kirim Voice Note Lebih Menyehatkan Mental daripada Pesan Ketik, Masak Sih?
Bersepeda secara teratur meningkatkan fungsi keseluruhan tubuh bagian bawah Anda dan memperkuat otot-otot kaki Anda tanpa membebani mereka. Ini menargetkan paha depan, glutes, paha belakang, dan betis Anda.
Dampak Rendah
Bersepeda adalah olahraga yang mudah untuk tubuh Anda, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang dengan masalah persendian atau kekakuan tubuh secara keseluruhan. Ini juga mudah dan bagus untuk pemula.
Meningkatkan Kesehatan Mental
Bersepeda dapat meredakan perasaan stres, depresi, atau kecemasan. Berfokus pada jalan saat bersepeda juga dapat meningkatkan kekuatan dan kesadaran Anda akan momen saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien