Suara.com - Varian baru virus corona yang masuk dalam golongan Delta diketahui bisa menyebabkan kerusakan pada sel beta di pankreas, yang memproduksi insulin dan mengatur kadar glukosa darah.
Dr Kothalker yang berbasis di Seven Star Hospital, India, mengatakan bahwa hal itu membutuhkan penyelidikan lebih lanjut. Tetapi, ia sudah melihat sekitar 40 persen lebih banyak pasien yang mengembangkan diabetes setelah menderita virus corona Covid-19.
Penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal and Nature menunjukkan infeksi virus corona Covid-19 bisa dikaitkan dengan timbulnya diabetes. Menurut The Telegraph, 14 persen pasien virus corona yang dirawat di rumah sakit mengalami diabetes pasca infeksi.
Dr Faye Riley, pejabat komunikasi Penelitian senior di Diabetes UK, mengomentari hubungan antara kondisi kesehatan dan virus corona. Bukti yang berkembang menunjukkan bahwa virus corona mungkin memicu diabetes pada beberapa orang.
"Tetapi hal ini masih banyak yang harus dipelajari, terutama tentang virus corona secara langsung menyebabkan diabetes atau tidak," kata Dr Faye dikutip dari Express.
Bahkan Dr Faye juga menemukan tak hanya virus corona varian Delta yang berisiko memicu diabetes. Dr Faye merujuk laporan awal di mana 5 persen pasien virus corona terus mengembangkan diabetes 7 bulan setelah keluar dari rumah sakit.
"Orang-orang yang pernah dirawat di rumah sakit karena virus corona 1,5 kali lebih mungkin didiagnosis menderita diabetes setelah dipulangkan," katanya.
Temuan ini juga telah membandingkan orang-orang dengan usia dan latar belakang sama yang belum pernah dirawat di rumah sakit karena virus corona Covid-19.
Menurut Dr Faye, virus corona Covid-19 bisa menyebabkan diabetes karena peradangan yang terjadi. Peradangan akibat virus corona itu bisa menyebabkan resistensi insulin, sehingga tubuh tidak bisa menggunakan insulin yang diproduksi dengan tepat.
Baca Juga: Singapura Laporkan Kenaikan Penularan Lokal, Varian COVID-19 Delta Terbanyak
"Penjelasan potensial lainnya dapat melibatkan ACE-2 - protein pada permukaan sel yang digunakan virus corona untuk masuk dan menginfeksi mereka," jelasnya.
Senada dengan Dr Kothalker, Dr Faye menyebutkan bahwa pankreas memainkan peran kunci dalam timbulnya diabetes. ACE-2 ditemukan di pankreas yang memainkan peran penting dalam bagaimana tubuh kita memproses glukosa.
Saat ini, penelitian yang sedang berlangsung mencari tahu virus corona bisa menyebabkan diabetes tipe baru secara langsung atau tidak. Sebuah penelitian kecil ini pun menemukan bukti bahwa virus menyerang dan menyebar di sel pankreas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?