Suara.com - Makanan atau minuman fermentasi terkenal bagus untuk tubuh karena mengandung probiotik atau bakteri baik yang bisa menyehatkan pencernaan dan melancarakan metabolisme tubuh.
Bicara soal fermentasi atau probiotik, ternyata jenis minuman ini nantinya bakal ada di surga. Hal ini diungkap oleh dr. Zaidul Akbar atau yang dikenal Dokter Sunah Rasul.
Menurut dr. Zaidul Akbar, tertulis dalam alquran bagaimana Allah SWT menjanjikan adanya minuman khamar di surga kelak. Namun khamar ini sama sekali tidak memabukkan.
Khamar dalam bahasa Arab dikenal sebagai minuman yang memabukkan, dan diharamkan untuk diminum umat Islam.
"Padahal khamar itu minuman yang dibuat melalui proses fermentasi. Zaman dulu di Arab mereka mengambil batang kurma lalu masukin air dan dibiarkan hingga terfermentasi, lalu jadilah khamar," ujar dr. Zaidul melalui kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dikutip suara.com.
Makanan fermentasi mengandung probiotik lainnya, sama seperti Kimchi, sayuran fermentasi asal Korea Selatan. Sedangkan di Indonesia, sama seperti tempe, oncom, hingga tape.
"Kimchi itu dinobatkan makanan tersehat di dunia, karena fermentasi, loh," ungkap dr. Zaidul.
Adapun beberapa jamur yang termasuk dalam probiotik di antaranya seperti Lactobacillus, Saccharomyces boulardii, dan Bifidobacterium
Sementara itu probiotik akan menguntungkan pencernaan serta membantu melindungi Anda dari bakteri jahat dan jamur berbahaya yang ada di dalam usus.
Baca Juga: Haji 2021 Batal, Arie Untung: Gimana Kalau Allah Buka Pintu Surga Kecuali Buat Indonesia?
Sebuah penelitian dalam jurnal Gastroenterology & Hepatology membuktikan bahwa probiotik memberikan banyak manfaat.
Contohnya yakni memperkuat kekebalan tubuh, menyehatkan sistem pencernaan, dan mencegah obesitas. Lihat video penjelasan lengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker