Suara.com - Analisis baru oleh Public Health England (PHE) telah menemukan jumlah kasus varian Delta virus corona di seluruh Inggris. Mereka menyatakan bahwa varian tersebut sudah meningkat telah tiga kali lipat dalam seminggu.
Melansir dari Independent, PHE mengatakan sekarang ada 42.323 kasus varian yang pertama kali berasal dari India, naik dari 12.431 dalam seminggu hingga 3 Juni. Varian ini sekarang dominan di seluruh Inggris dan dianggap 60 persen lebih mudah menular daripada varian Alpha (varian yang pertama kali ditemukan di Inggris).
Varian ini menyumbang lebih dari 90 persen kasus Covid-19 baru di Inggris dengan tingkat pertumbuhan infeksi di seluruh wilayah menunjukkan waktu dua kali lipat antara 4,5 hari hingga 11,5 hari. Namun PHE mengatakan bahwa tingkat pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 belum menunjukkan peningkatan.
Data terbaru dari Kantor Statistik Nasional (ONS) menunjukkan bahwa infeksi terus meningkat di seluruh Inggris dengan perkiraan satu dari 560 orang terinfeksi. Ini setara dengan sekitar 96.800 dibandingkan dengan 85.600 sebelumnya.
“Di Inggris kemungkinan peningkatan kasus didorong oleh varian Delta, ini sekarang jadi varian paling umum di Inggris,” kata Sarah Crofts, kepala output analitik untuk ONS.
Varian Delta lebih mampu menghindari kekebalan vaksin dengan satu dosis hanya memberikan perlindungan 33 persen terhadap infeksi. Ini meningkat menjadi 80 persen setelah dosis kedua.
“Dengan jumlah kasus varian Delta yang meningkat di seluruh negeri, vaksinasi adalah pertahanan terbaik dan tetap menjalankan protokol kesehatan," ujar Dr Jenny Harries, kepala eksekutif Badan Keamanan Kesehatan Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?