Sedangkan, alpukat memiliki nilai gizi tinggi dan membantu mengendalikan berat badan. Alpukat menyediakan nutrisi penting untuk mempertahankan energi dan kesehatan. Selain itu, alpukat juga mengandung fitokimia yang menjadi sumber bahan bakar alami untuk tubuh.
5. Zaitun dan tomat
Zaitun adalah sumber serat sehat yang memasok hampir 20 persen dari kebutuhan harian Anda. Asupan serat yang tinggi memastikan berfungsinya sistem pencernaan dan merangsang gerakan di usus. Makanan yang tinggi serat memberikan ilusi kenyang, karena itu ghrelin (hormon rasa lapar) tidak dilepaskan dan membantu mengelola berat badan.
Sedangkan, tomat mengandung sejumlah besar likopen, antioksidan yang sangat efektif dalam menangkal radikal bebas penyebab kanker yang merusak sistem tubuh.
Selain itu, tomat juga mengandung banyak vitamin A dan potassium, serta zat besi. Tomat segar juga rendah karbohidrat dan kandungan karbohidratnya, terutama terdiri dari gula sederhana dan serat tidak larut.
Itulah sederet kombinasi makanan penurun berat badan. Tertarik untuk mencoba?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya