Suara.com - Dorongan seksual yang tinggi atau rendah itu tergantung pada tingkat libido seseorang. Tapi, tingkat libido seseorang bisa bervariasi dari waktu ke waktu.
Karena itu, kehilangan minat pada sek dan aktivitas seksual sesekali tergolong normal. Tapi, libido yang rendah dalam jangka waktu lama bisa menjadi masalah serius.
Berikut ini dilansir dari Times of India, penyebab umum seseorang memiliki tingkat libido yang rendah.
1. Penyakit kronis
Penyakit kronis yang berkepanjangan bisa memengaruhi kesehatan seksual Anda. Hal ini bisa disebabkan oleh rasa sakit yang terus-menerus atau kelelahan akibat penyakit tersebut. Pada akhirnya, efek ini bisa berdampak pada kesehatan fisik dan mengganggu kondisi psikologis seseorang.
2. Stres
Tingkat libido seseorang juga berkaitan dengan tingkat stres dan kecemasan Anda. Stres emosional dan mental bisa berdampak negatif dan menurunkan hasrat seksual Anda.
3. Alkohol
Minum alkohol atau penyalahgunaan obat bisa menurunkan produksi testosteron pada pria. Konon, konsumsi minuman beralkohol juga bisa mengurangi dorongan seks dan menurunkan tingkat libido.
Baca Juga: Direktur AIIMS: Perilaku Manusia Berdampak Besar pada Sebaran Virus Corona
4. Kurang tidur
Tubuh yang cukup istirahat memfasilitasi kinerja seksual Anda. Oleh karena itu, kurang tidur dapat menyebabkan penurunan tingkat libido.
5. Obat-obatan
Obat-obatan dapat memengaruhi tingkat testosteron pada pria. Obat resep seperti antidepresan, statin, beta-blocker dan lain-lain dapat mempengaruhi gairah seks pria.
6. Menopause
Dampak menopause pada tubuh wanita dapat memicu kekeringan pada vagina dan rasa sakit saat berhubungan seksual. Hal ini bisa minat untuk berhubungan seksual berkurang.
Jika, saat ini Anda sedang mengalami dorongan seks rendah, jangan ragu untuk mencari bantuan atau berkonsultasi dengan dokter.
Selain itu, Anda selalu dapat memilih gaya hidup yang lebih sehat dan mempraktikkan manajemen stres, sehingga dapat meningkatkan kesehatan seksual Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi