Suara.com - Hampir semua pasangan yang baru menikah tentu ingin untuk segera bisa punya anak. Tapi, untuk bisa segera memiliki anak juga tidak selalu mudah.
Ada berbagai faktor mulai dari kesuburan hingga psikologis yang membuat seorang sulit untuk segera punya anak. Sayangnya banyak pasangan yang masih tidak terlalu punya pengetahuan terkait dengan kesuburan.
Padahal, dengan mengetahui kondisi kesuburan jadi hal penting untuk menentukan kapan mesti memeriksakan diri ke dokter.
Lantas, kapan pasangan suami istri harus khawatir terkait dengan kesuburannya dan segera memeriksakan ke dokter?
Dalam sebuah diskusi online baru-baru ini, dokter Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, klinik Morula IVF Jakarta, dr. Arie Adrianus Polim, pasangan harus mulai memperhatikan kesuburan ketika setelah rutin satu bulan berhubungan seksual, namun belum juga hamil.
"Pasangan infertil selama 12 bulan dan berhubungan seks teratur harus segera lakukan pemeriksaan basic infertility," kata dr Arie baru-baru ini.
Ia mengatakan bahwa lewat skrining tadi akan mengetahui apakah ada masalah pada sperma ataupun pada sel telur.
"kalau ada masalah berat jgn ditunda. kalau tertunda, usia makin meningkat akan menurunkan kesuburan. dan turunkan angka keberhasilan," kata Arie.
Sementara itu, di kesempatan yang sama, President Director Morula IVF Indonesia, dr. Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, MMIS, SpOG, program IVF atau lebih dikenal bayi tabung hingga saat ini masih menjadi solusi untuk pasangan suami istri yang mendambakan buah hati,
Baca Juga: Tak Direstui Orang Tua Kekasih, Pria Ini Hamili Pacarnya yang Masih ABG Hingga Melahirkan
"Teknologi kami di Morula juga memiliki sertifikasi standar internasional, setara dengan klinik bayi tabung di Asia Pasifik". kata Ivan.
Dr. ivan juga menambahkan, selain memberikan layanan reproduksi, saat ini Morula juga menghadirkan layanan holistik pendukung program kesuburan yakni Morula Food & Wellness, merupakan bagian terintegrasi dan saling melengkapi dengan program IVF yang dapat dilakukan di seluruh cabang Morula di Indonesia.”
Dengan teknologi terkini pada bidang IVF seperti PGT-A, ICSI, IMSI, ERA dan Time-Lapse (VIP) Incubator, dilengkapi dengan holistic treatment, serta pasien dapat melakukan layanan konsultasi psikologi dan layanan akupuntur, Morula terus mengembangkan pelayanan di industri fertilitas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia