Suara.com - Penelitian menunjukkan bahwa 10 hingga 20 persen kehamilan mengalami keguguran. Dan karena adanya risiko keguguran tersebut, maka solusi terbaik adalah melakukan tindakan pencegahan guna menurunkan risiko.
Dilansir dari Insider, berikut hal-hal yang sebaiknya dilakukan ibu hamil atau calon ibu hamil untuk menurunkan risiko keguguran.
1. Temui dokter jika Anda pernah mengalami keguguran
Jika Anda pernah mengalami keguguran sebelumnya, sebaiknya segera temui dokter untuk menemui akar masalahnya. Misalnya, bisa saja Anda memiliki risiko mengalami pembekuan darah.
"Jika ditemukan akar masalahnya, biasanya dokter akan meresepkan obat pengencer darah untuk menjaga kehamilan di masa depan," terang Spesialis Obgyn, Leena S. Nathan.
2. Makan teratur dan olahraga
Menjaga kesehatan adalah solusi terbaik untuk mencegah terjadinya keguguran, seperti berhenti merokok dan minum alkohol, makan makanan seimbang dan rutin berolahraga.
3. Pertahankan berat badan ideal
Diabetes dan obesitas salah satu penyakit kronik yang ditandai dengan berat badan berlebihan. Kedua penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi lain saat fase kehamilan.
Adapun Nathan menyarankan untuk mengontrol berat badan sebelum masa kehamilan. Bahkan disarankan calon ibu hamil untuk menurunkan berat badannya.
4. Batasi asupan kafein
Tidak hanya di kopi, kafein juga terkandung dalam teh. Sehingga disarankan ibu hamil tidak mengonsumsi asupan kafein, lebih dari 3 dosis yang diperbolehkan.
Baca Juga: Felicya Angelista Bikin Gender Reveal Party, Caesar Hito Kaget Tahu Jenis Kelamin Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!