Suara.com - Kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami penambahan, di tengah kabar penuhnya sejumlah rumah sakit oleh pasien Covid.
Jika ada keluarga, teman, atau kerabat yang posititf Covid-19 dan pernah berkontak langsung dengan Anda, segera lakukan 9 langkah ini.
Untuk berjaga-jaga, ada baiknya Anda mengetahui hal yang bisa dilakukan jika secara tidak langsung berkontak dengan orang terjangkit Covid-19 atau telah dinyatakan positif Covid-19.
LANGKAH 1
Dilansir News18, ketika seseorang merasa bahwa dia telah melakukan kontak dengan orang yang positif Covid-19 atau telah terpapar virus dalam beberapa cara, atau dia mengalami gejala seperti demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, kehilangan penciuman atau rasa.
Anda harus mengingatkan dia untuk terlebih dahulu mengasingkan diri di rumah, menghindari bergaul dengan publik, beristirahat dan tidur nyenyak. Selama periode ini, disarankan untuk tidak mencari bantuan dari siapa pun yang bukan profesional medis.
LANGKAH 2
Langkah selanjutnya adalah pergi ke pusat terdekat yang nyaman untuk melakukan tes RT-PCR dan mengikuti perilaku yang sesuai dengan Covid saat melakukannya.
Sambil menunggu hasilnya, lanjutkan isolasi mandiri, yang hanya dapat dilakukan jika ada ruangan tertentu dengan toilet built-in yang tersedia di rumah di mana seseorang telah memilih untuk mengisolasi diri.
Baca Juga: Hanya 2 Zona Hijau, Ini 20 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus COVID-19 Terbanyak
Selama isolasi mandiri, simpan pakaian dan bahan bekas secara terpisah. Gunakan pemutih pakaian Anda sebelum mencucinya satu per satu. Hindari kontak dengan orang lain, dan selalu gunakan masker saat berada di hadapan anggota keluarga.
Makan makanan rumahan yang bergizi. Tidur nyenyak dan cobalah tidur dalam posisi tengkurap (selama minimal dua jam dan tarik napas dalam-dalam.
Orang-orang juga dapat menikmati hobi yang mereka sukai. Minum banyak air dan makan sayuran pilihan mereka. Jika Anda bermeditasi atau berlatih perhatian, itu juga bisa efektif untuk membuat Anda tetap tenang.
Selama waktu ini, tetap terhubung dengan penyedia layanan kesehatan Anda, terus perbarui aplikasi Aarogya Setu Anda, dan jauhi terlalu banyak berita negatif. Jika Anda merasa tidak nyaman, segera cari bantuan medis.
LANGKAH 3
Jika dinyatakan positif, lakukan pemeriksaan dasar seperti ESR, CRP, TC, DC, Ferritin, D-Dimer, dan lanjutkan pengobatan rutin Anda jika Anda memiliki kondisi penyerta. Juga, dapatkan semua anggota keluarga Anda diuji.
Berita Terkait
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI