Suara.com - Kasus Covid-19 masih bertambah setiap hari. Per Senin (28/6) pukul 08.00 WIB, kasus positif Covid-19 bertambah 306.053 membuat akumulasi kasus menjadi 181,84 juta.
Data pada situs worldometers.info menunjukan, penambahan kasus positif Covid-19 di setiap negara seluruhnya di bawah 50 ribu. Hanya ada lima negara yang melaporkan kasus positif baru lebih dari 20 ribu, termasuk Indonesia.
Kelimanya yakni, India (46.643 kasus), Brasil (33.704 kasus), Kolombia (32.376 kasus), Indonesia (21.342 kasus), dan Rusia (20.538 kasus).
Selain itu, tiga negara yang rata-rata laporan kasus positif baru sekitar belasan ribu dalam 24 jam terakhir. Yakni, Afrika Selatan (15.036 kasus), Inggris (14.876 kasus), Argentina (12.105 kasus).
Sementara itu, lebih dari 200 negara lainnya melaporkan kasus positif harian tidak sampai 10 ribu.
Terkait angka kematian, dalam 24 jam terakhir dilaporkan 5.794 orang di dunia meninggal dunia akibat Covid. Total seluruhnya telah 3,93 juta.
Indonesia termasuk lagi dalam lima besar penyumbang angka kematian terbanyak di dunia. Dengan empat negara lainnya yakni, India (981 jiwa), Brasil (725 jiwa), Kolombia (664 jiwa), Rusia (599 jiwa). Indonesia di peringkat kelima dengan jumlah laporan 409 jiwa.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetap mendesak orang yang sudah divaksinasi harus terus memakai masker dan menjaga jarak ketika berada di area publik. Tindakan itu sekaligus untuk memghindari virus corona varian delta yang sangat menular.
"Vaksin saja tidak akan menghentikan penularan komunitas. Orang-orang perlu terus menggunakan masker secara konsisten, berada di ruang berventilasi, menjaga kebersihan tangan, jarak fisik, menghindari keramaian. Ini masih menjadi sangat penting. Bahkan jika Anda sudah divaksinasi masih memiliki transmisi komunitas yang sedang berlangsung," kata Dr. Mariangela Simao, asisten direktur jenderal WHO untuk akses ke obat-obatan dan produk kesehatan, dalam pengarahan di Jenewa, dikutip dari Fox.
Baca Juga: Gawat! RSD Wisma Atlet Nyaris Penuh, Kini Terisi 94 Persen Pasien Covid-19
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut bahwa delta merupakan virus corona yang paling menular dari varian yang telah diidentifikasi sejauh ini. Juga menyebar dengan cepat di antara populasi yang tidak divaksinasi.
Varian Delta telah menyebar ke banyak negara, terutama yang belum mampu meningkatkan jumlah vaksinasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?