Suara.com - Mengalami stres adalah hal yang wajar dirasakan oleh semua orang. Namun stres juga harus dikelola dengan cara yang baik, sehingga tidak berakhir berkepanjangan yang bisa menimbulkan depresi.
Dikatakan psikolog Nira Wulansari, M.Psi, ada cara untuk mengelola stres yang baik. Pertama, untuk mengelola stres yang baik harus terus berpikir positif dan bangkit melakukan kegiatan bermanfaat.
"Untuk memulainya, diharapkan kita bisa belajar untuk mencoba berpikir lebih positif. Dan kita perlu memaksakan diri, walaupun harus dilakukan pelan-pelan," ungkapnya pada acara Detox Emosi: Release Stress In Better Ways, Senin (5/7/2021).
Kedua, kita juga perlu menenangkan diri mulai dari melakukan relaksasi, menenangkan pikiran, dan mengatur napas. Jika seseorang berhasil melakukan ini, stres dapat diatasi dengan baik.
“Menenangkan diri, relaksasi, dan mengatur napas sangat penting. Karena orang yang stres itu susah untuk napas, dan saya suka bilang kepada klien saya harus napas dulu sebelum cerita,” lanjutnya.
Saat seseorang kesulitan mengatur napas saat stres, ia berisiko mengalami tekanan darah dan kadar oksigen bisa berantakan. Sehingga stres yang dirasakan akan terus berkepanjangan dan semakin menjadi.
Ketiga, seseorang yang mengalami stres perlu menerima masalah yang ada. Meski masalah tidak pernah hilang, kata Nira Wulansari, jangan sampai menolak masalah yang datang. Apalagi jika tidak diselesaikan, maka masalah akan terus menghantui seseorang.
"Dan itu akan menghantui seumur hidup jika tidak dihadapi. Berbeda jika kita hadapi, masalah akan cepat selesai,” katanya.
Keempat atau yang terakhir, Nira Wulansari mengungkapkan seseorang harus menerima diri secara apa adanya. Dan jika punya masalah, ia meminta untuk akui dan terima apa yang sedang terjadi.
Baca Juga: Daftar 4 Makanan Anti Virus COVID-19, Ada Kimchi Juga
"Terkadang kita tidak menerima diri apa adanya, makanya kita lebih mudah drop, karena kita tidak menerima masalah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!