Suara.com - Setiap hari, ratusan ribu kasus positif baru Covid-19 diseluruh dunia masih dilaporkan. Dalam 24 jam terakhir saja tercatat 465.844 orang di dunia dinyatakan positif Covid-19. Dalam waktu yang sama, 8.214 jiwa meninggal dunia juga 362.121 orang dinyatakan sembuh dari infeksi.
Data pada situs worldometers.info per Jumat (9/7) pukul 07.45 WIB menunjukan total selurih kasus Covid-19 selama pandemi telah mencapai 186,3 juta kasus. Di antara jumlah tersebut, 170,45 juta di antaranya telah dinyatakan sembuh dan 4,02 juta jiwa meninggal dunia.
Saat ini masih ada 11.824.847 orang diseluruh dunia yang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan sebanyak 77.713 orang di antaranya dalam kondisi kritis.
Penambahan kasus Covid-19 sejak akhir tahun 2020 kerap dikaitkan dengan temuan varian baru virus corona. Dalam beberapa bulan terakhir, varian Delta yang pertama kali ditemukan di India, telah menjadi perhatian dunia karena disebut lebih cepat menular.
Amerika Serikat bahkan memperkirakan varian delta telah mendominasi kasus Covid-19 di sana. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS memprediksi bahwa varian delta mendominasi hingga 51,7 persen dari infeksi. Menggeser varian Alpha yang sebelumnya menjadi strain dominan selama beberapa bulan terakhir, tetapi kini diperkirakan tersisa sekitar 28,7 persen dari kasus.
Pejabat kesehatan telah memperkirakan bahwa varian delta akan menggeser dominasi alpha sebagai strain yang paling dominan dalam hitungan minggu, karena strain yang lebih menular berlipat ganda pada tingkat setiap dua minggu. Delta diperkirakan menyebar 40-60 persen lebih mudah daripada varian Alpha dan tampak.
Jumlah pasien Covid-19 di AS yang dirawat di rumah sakit meningkat hampir 27 persen selama akhir pekan, dengan setidaknya satu rumah sakit kehabisan ventilator. Tim respons Covid-19 Gedung Putih telah lama memperingatkan bahwa varian tersebut merupakan ancaman bagi kemajuan yang dibuat melawan virus corona.
Namun, direktur CDC Dr. Rochelle Walensky dan pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci juga telah berulang kali menyatakan bahwa vaksin resmi tetap efektif melawan varian tersebut.
“Yang perlu diwaspadai hanyalah mereka yang tidak memiliki kekebalan, baik melalui vaksinasi atau kekebalan alami. Pada titik ini, semua orang yang berisiko memiliki kesempatan untuk divaksinasi," kata Walensky dikutip dari Fox News.
Baca Juga: Sudah 2.003 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Riau
Jumpah kasus Covid-19 di AS masih yang terbanyak di dunia dengan jumlah 34,67 juta. Demikian pula dengan angka kematian di AS yang tercatat 622.210 jiwa. Sementara jumlah kasus aktif di AS hingga saat ini masih ada sebanyak 4,85 juta kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi