Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan program vaksinasi dosis ketiga Covid-19 atau booster untuk tenaga kesehatan akan mulai dilakukan pekan depan.
"Akan mulai dilakukan minggu depan untuk 1,47 juta tenaga kesehatan," kata Budi dalam konferensi pers daring, Jumat (9/7/2021).
Rencana tersebut telah disetujui oleh Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto.
Budi menegaska, vaksinasi dosis ketiga ini hanya diberikan kepada tenaga kesehatan karena termasuk kelompok paling berisiko tinggi terpapar Covid-19 setiap hari.
"Mereka harus kita lindungi mati-matian supaya konsentrasi bekerja," kata Budi.
Terkait jenis vaksin yang digunakan, berdasarkan hasil diskusi dengan BPOM dan ITAGI sebagai penasehat independen mengenai program vaksinasi, Budi mengungkapkan bahwa booster akan menggunakan vaksin Moderna.
"Sehingga dengan demikian bisa memberikan kekebalan yang maksimal terhadap variasi mutasi virus yang ada. Vaksin Moderna ini rencananya akan datang hari Minggu dan diharapkan minggu depan sudah bisa kita mulai (vaksinasi ketiga)," ucap Budi.
Data Kemenkes terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 menunjukan bahwa jumlah dosis vaksin yang digunakan telah sebanyak 48 juta.
Budi mengungkapkan, pada tahap awal dibutuhkan waktu 8 minggu untuk bisa mencapai 10 juta penggunaan dosis vaksin.
Baca Juga: Viral Dua Wanita Adu Pukul Perebutkan Lelaki dan 5 Berita Viral Lainnya
Kemudian, tidak sampai dua minggu untuk mencapai 10 juta kedua. Presiden Joko Widodo meminta agar pada Agustus kecepatan vaksinasi Covid-19 bisa mencapai 2 juta dosis per hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?