Suara.com - Tidak semua orang punya mental kuat. Ada kalanya bisa merasa jatuh, bahkan sulit untuk mengelola mental yang dapat berujung depresi.
Jika orang terdekat atau orang yang Anda cintai memiliki gangguan jiwa seperti depresi, Anda perlu membantu mereka agar mereka merasa nyaman.
Dikatakan profesor psikologi dan psikiatri Keck School of Medicine University Of California, April Thames, PhD, orang depresi umumnya kehilangan minat dan aktivitas yang biasa dijalankan sehari-hari.
Jika seseorang terdekat Anda telah didiagnosis menderita depresi, berikut empat cara yang bisa membantu mereka seperti dilansir dari Everyday Health.
1. Dengarkan dan jangan dihakimi
Saat seseorang yang Anda cintai memiliki tanda-tanda depresi, perlu dengarkan mereka dan jangan dihakimi. Hal ini diungkap oleh profesor psikiatri dari University of Arizona, Ole Thienhaus, MD. “Mendengarkan itu adalah hal yang paling penting untuk membantu mereka,” ungkapnya.
2. Bantu mereka untuk mendapatkan perawatan
Seseorang dengan tanda-tanda depresi memerlukan bantuan perawatan kesehatan jiwa. Walaupun stigma kesehatan mental dianggap sepele, Anda perlu membantu mereka untuk mendapat akses ke psikiater atau mengunjungi perawatan profesional.
3. Dukung mereka dalam rutinitas sehari-hari
Meski perawatan profesional sangat penting untuk membantu mereka yang depresi, Anda juga perlu mendukung mereka saat melakukan rutinitas sehari-hari. Salah satunya berikan afeksi yang positif terhadap apa yang mereka lakukan. Tentunya, ini bisa membuat mereka merasa sehat secara mental.
4. Perhatikan perubahan usai konsultasi
Perhatikan orang yang Anda cintai ketika sudah melakukan konsultasi. Salah satunya dengan melihat perubahan mereka. Jika membaik, tentu ada hasil yang positif, salah satunya mampu tersenyum lagi saat berbicara, lebih santai menghadapi masalah, dan memiliki sikap yang tenang.
Baca Juga: Tersiar Kabar Dokter Lois Owien Alami Gangguan Jiwa, Polisi: Belum Dengar
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri