Suara.com - Banyak orang bingung ketika hasil tes PCR atau Swab Antigen menunjukkan hasil positif Covid-19. Kebanyakan memilih untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.
Padahal, menurut Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik dr. Ratna Kusumawati, yang harus dilakukan seseorang saat terkonfirmasi positif Covid-19 adalah menghubungi dokter sebelum melakukan isolasi mandiri.
“Jangan memutuskan sendiri, jadi harus konsultasi dengan dokter atau telemedicine,” ungkapnya pada acara Upaya Kendalikan Penyebaran Covid-19 Indonesia, Selasa (13/7/2021).
Selain itu, saat akhirnya orang yang positif Covid-19 harus melakukan isolasi mandiri atas saran dokterm harus pastikan kamar mandi atau kamar tidur terpisah dari keluarga.
“Isolasikan diri Anda dan terpisah kamarnya. Juga hindari kontak dengan keluarga lain,” ungkap dr. Ratna.
Selain itu, monitor gejala dan suhu tubuh juga penting. Itu sebabnya, penting untuk memiliki alat untuk memantau suhu tubuh di rumah.
“Ini penting sekali buat di rumah, walaupun kita positif tanpa gejala, ini harus punya buat pemantauan,” ungkapnya.
Dr. Ratna juga mengingatkan bahwa kita harus menghubungi keluarga, rekan kerja, atau siapapun yang kita temui sebelum terkonfirmasi positif Covid-19. Tujuannya, agar orang-orang yang melakukan kontak erat dengan kita melakukan tes PCR untuk mengonfirmasi apakah mereka tertular atau tidak.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Bantah Tudingan Positif Covid-19, Sebut Jin Hantu dan Setan Berkomentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?