Suara.com - Melampaui infeksi harian di India yang mulai menurun, Indonesia disebut menjadi hotspot baru virus corona Covid-19 di Asia. Indonesia melaporkan lebih dari 54.000 kasus virus corona baru untuk pertama kalinya pada hari Rabu (14/7/2021).
Padahal pada bulan Juni, kasus harian mencapai 8.000 kasus. Para pejabat khawatir bahwa varian delta yang lebih mudah menular sekarang menyebar dari pulau Jawa dan Bali.
"Saya prediksi wabah akan meningkat terus pada Juli karena kita belum bisa mencegah penyebaran infeksi," kata pakar epidemiologi Pandu Riono di Universitas Indonesia seperti yang dikutip dari Medical Xpress.
"Pembatasan sosial darurat masih belum memadai. Harus dua kali lebih ketat karena kita menghadapi varian delta, yang dua kali lebih menular," imbuhnya.
Kementerian Kesehatan melaporkan ada 54.517 kasus baru dan 991 kematian pada hari Rabu (14/7/2021). Ini menjadikan jumlah kasus yang dikonfirmasi sejak pandemi dimulai di atas 2,6 juta dan jumlah kematian yang dikonfirmasi menjadi lebih dari 69.000.
Kasus harian yang dilaporkan di Indonesia sekarang lebih tinggi daripada di India, meskipun Indonesia memiliki pengujian berdasarkan populasi yang jauh lebih sedikit.
India melaporkan kurang dari 39.000 kasus pada hari Rabu, jauh di bawah puncaknya yang mencapai lebih dari 400.000 kasus setiap hari pada bulan Mei.
Sejauh ini program vaksin baru sampai 15,6 juta orang yang telah divaksinasi penuh. Indonesia telah mendapat 137,6 juta dosis vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna yang cukup untuk sekitar 69 juta orang.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Anak, Dinkes Kulon Progo Rencanakan Agustus Mendatang
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi