Suara.com - Ahli epidemiologi, Masdalina Pane menegaskan bahwa pandemi di Indonesia belum terkendali. Hal ini dinyatakan pada FGD daring yang diinisiasi oleh Suara.com pada Kamis (15/7/2021).
"Iya (belum terkendali)," kata Masdalina Pane pada FGD bertajuk PPKM Darurat, Apakah Hanya Sekadar Memaksa Warga Diam di Rumah?.
Saat ditanya apakah pandemi terkendali sesuai pernyatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, Masdalina malah mempertanyakan indikatornya.
"Itu enggak usah dijawab. Kan tidak tentu ini faktor pengendaliannya apa, standar terkendalinya apa. Gitu aja" ujar Masdalina yang juga merupakan Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiolog Indonesia (PAEI).
Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan selaku Koordinator PPKM Darurat Provinsi Jawa-Bali menegaskan pemerintah masih bisa mengendalikan situasi pandemi Covid-19 saat ini. Luhut bahkan sempat menantang siapa pun yang menganggap situasi tidak dapat terkendali untuk menemuinya.
Padahal infeksi harian di Indonesia mencapai 54.517 kasus baru dan 991 kematian pada hari Rabu (14/7/2021). Ini menjadikan jumlah kasus yang dikonfirmasi sejak pandemi dimulai di atas 2,6 juta dan jumlah kematian yang dikonfirmasi menjadi lebih dari 69.000.
Padahal pada bulan Juni, kasus harian mencapai 8.000 kasus. Sementara vaksinasi masih belum mencapai target.
Mengutip dari Medical Xpress, sejauh ini program vaksin baru sampai 15,6 juta orang yang telah divaksinasi penuh. Indonesia telah mendapat 137,6 juta dosis vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna yang harusnya cukup untuk sekitar 69 juta orang.
Baca Juga: Realisasi Program PEN Tahun 2020 Tak Capai Target 100 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?