- Semarang 10K 2026 akan digelar 13 Desember, menjadi penutup rangkaian lomba lintas kota menargetkan 3.500 pelari.
- Rangkaian lomba ini meluncur di Jakarta (10/3) bertujuan mendorong *sport tourism* dan dampak ekonomi lokal.
- Wali Kota Semarang menekankan kota menawarkan pengalaman wisata lengkap dari kuliner hingga kawasan warisan budaya.
Suara.com - Tren lari jarak jauh semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Tidak hanya sekadar olahraga, lomba lari kini juga menjadi cara baru untuk menikmati sebuah kota—mulai dari menyusuri jalan ikonik, menikmati suasana lokal, hingga mencicipi kuliner khas setelah garis finis.
Semangat itulah yang ingin dihadirkan kembali melalui Semarang 10K 2026, yang tahun ini akan digelar dengan skala lebih besar dan menargetkan sekitar 3.500 pelari dari berbagai daerah. Event lari tahunan ini diproyeksikan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga pengalaman wisata yang memperkenalkan pesona Kota Semarang kepada para peserta.
Peluncuran rangkaian lomba lari lintas kota yang melibatkan Bandung, Surabaya, Tangerang, dan Semarang telah digelar di Jakarta pada Selasa (10/3). Dalam rangkaian tersebut, lomba akan dimulai di Bandung pada 17 Mei 2026, berlanjut ke Surabaya dan Tangerang, lalu ditutup di Semarang pada 13 Desember 2026.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyambut baik penyelenggaraan event ini. Menurutnya, antusiasme komunitas lari di Semarang selama ini selalu mampu menghadirkan pelari dari berbagai daerah sekaligus mendorong kunjungan wisata ke kota tersebut.
“Excitingnya para runner di Kota Semarang ini membuat kita menerima banyak kunjungan wisata. Event seperti Semarang 10K selalu menghadirkan pelari dari berbagai daerah yang sekaligus menikmati pengalaman wisata di Kota Semarang,” ujar Agustina.
Sebagai kota penutup, Semarang memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi akhir para pelari yang mengikuti seri lomba sepanjang tahun. Para peserta diperkirakan akan datang tidak hanya untuk berkompetisi, tetapi juga menikmati berbagai daya tarik kota.
Menurut Agustina, Semarang menawarkan pengalaman yang lengkap bagi para pelari. Mulai dari kawasan heritage Kota Lama, ragam kuliner khas yang terkenal, hingga bentang alam yang unik dari perbukitan hingga kawasan pantai.
“Kita punya Kota Lama dengan bangunan heritage yang indah, kuliner yang sangat beragam, serta bentang alam dari perbukitan sampai pantai. Itu semua menjadi pengalaman yang menarik bagi para pelari yang datang ke Kota Semarang,” katanya.
Dari sisi penyelenggara, ajang lari ini juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan sport tourism, yakni perpaduan antara olahraga dan pariwisata. Panitia dari Kompas, Budi Suwardi, menjelaskan bahwa konsep ini bertujuan menghubungkan berbagai potensi daerah, baik ekonomi, budaya, maupun wisata.
Baca Juga: 6 Sepatu Lari Selevel Hoka Cielo X1 3.0 Versi Lebih Murah, Performa Top untuk Race Day
Dengan kehadiran ribuan pelari di setiap kota, event seperti ini diyakini mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi sektor perhotelan, kuliner, hingga ekonomi kreatif lokal.
Selain itu, lomba lari juga dinilai penting bagi perkembangan atletik nasional. Pelari elite Indonesia Agus Prayogo menyebut semakin banyaknya event lari akan membuka peluang munculnya talenta baru dari berbagai daerah.
“Semakin banyak event lomba lari di tanah air, semakin banyak pula pelari yang akan berlatih dan muncul dari berbagai daerah. Harapannya akan lahir pelari-pelari muda yang bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Bagi Kota Semarang, kehadiran ribuan pelari pada Desember mendatang menjadi momentum untuk memperkuat citra kota sebagai destinasi sport tourism yang terus berkembang.
“Kota Semarang sangat siap menyambut para pelari. Kami berharap lomba ini menghadirkan kompetisi yang menarik sekaligus pengalaman berkesan bagi semua peserta yang datang ke Kota Semarang,” pungkas Agustina.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya