Suara.com - Selain tempe, tahu juga merupakan makanan populer yang terbuat dari kacang kedelai. Tahu sendiri dapat menjadi pengganti sehat dari daging, sebab tahu merupakan sumber protein yang berkualitas dan dikemas dengan berbagai mineral.
Makan tahu sangat baik bagi yang ingin diet maupun yang tidak, karena bermanfaat bagi otot, tulang bahkan jantung.
Dirangkum dari Live Strong, berikut berbagai macam manfaat makan tahu untuk kesehatan.
1. Sumber protein yang bagus
Tubuh membutuhkan protein untuk membangun dan memelihara otot, kulit, dan tulang. "Tahu itu bagus, protein berkualitas tinggi yang sangat terjangkau," kata Joan Salge Blake, EdD, RDN, seorang profesor klinis di Boston University.
"Hal ini (tahu) dapat digunakan sebagai pengganti daging atau protein yang benar-benar menyerap rasa dari masakannya," tambahnya.
Meskipun sebagian besar makanan nabati bukanlah protein lengkap, artinya mereka tidak memasok semua asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi tubuh sendiri seperti protein hewani, tahu adalah pengecualian dan dianggap sebagai protein lengkap.
2. Bermanfaat untuk jantung
Untuk mencegah penyakit jantung, yang terbaik adalah memilih sumber protein rendah lemak seperti daging tanpa lemak, unggas dan ikan, produk susu rendah lemak, telur dan kacang-kacangan seperti kedelai.
Baca Juga: 6 Resep Sayur Enak dan Gampang Dimasak, Cocok Buat Makan Bareng Keluarga
Karena tahu merupakan sumber protein yang baik dan mengandung sedikit lemak serta tidak mengandung kolesterol, maka tahu bisa menjadi pengganti daging yang baik.
Senyawa tertentu dalam tahu itu sendiri mungkin memiliki efek melindungi jantung. Tahu kaya akan isoflavon, zat mirip estrogen yang diproduksi oleh tanaman kedelai yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung, menurut American Heart Association.
3. Mendukung tulang yang kuat
Kalsium dibutuhkan untuk mempertahankan kerangka yang kuat, dan disimpan di tulang dan gigi Anda. Asupan kalsium yang rendah secara signifikan berhubungan dengan kepadatan mineral tulang yang rendah dan risiko yang lebih tinggi dari osteoporosis dalam studi Juli 2014 cross-sectional yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism.
Jika selama ini banyak orang mengasosiasikan kalsium dengan susu, rupanya tahu juga menyediakan mineral penting ini. Tahu juga merupakan sumber mangan yang baik, mineral penting yang dibutuhkan untuk beberapa proses, termasuk perkembangan tulang dan penyembuhan luka.
Meski demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan dampaknya pada kesehatan tulang secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik