Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan agar anak-anak dan remaja melakukan paling sedikit satu jam kegiatan fisik setiap hari. Manfaat olahraga ternyata tak hanya untuk pertumbuhan anak, tetapi juga dapat mendukung prestasi belajar.
Namun masalahnya, kondisi pandemi membuat aktivitas anak menjadi terbatas. Berada di rumah saja membuat anak jadi jarang bergerak. Ditambah dengan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara online, membuat anak lebih banyak terpapar gadget setiap harinya.
Menurut Sports Nutritionist, dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, kurangnya aktivitas fisik anak akibat adanya pembatasan kegiatan di luar rumah memang menjadi tantangan yang dihadapi selama pandemi. Itu sebabnya, orangtua berperan penting untuk memberikan nutrisi yang seimbang sekaligus terus memotivasi anak untuk bergerak aktif walaupun di rumah saja demi menjaga kesehatan tubuh dan mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
Mendukung anak aktif meski di rumah saja, Nestlé MILO meluncurkan platform MILO ACTIV Academy, yang menawarkan beragam program olahraga yang bisa diikuti anak di rumah.
MILO ACTIV Academy menghadirkan beragam rekomendasi kegiatan pendukung olahraga kesukaan yang bisa dilakukan di rumah saja, mulai dari aerobik, bulu tangkis, lari, sepak bola, basket hingga renang yang bisa diakses melalui situs www.milo.co.id/activ-academy. Setiap video tutorial pada masing-masing cabang olahraga dibuat sesuai dengan modul pelatihan MILO ACTIV Indonesia yang disusun oleh para ahli, dan merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestlé Indonesia, Mirna Tri Handayani, mengatakan, “MILO ACTIV Academy merupakan platform edukasi olahraga online yang dihadirkan untuk membangkitkan semangat olahraga anak Indonesia terutama di tengah pandemi agar dapat bergerak aktif di rumah saja."
"Olahraga merupakan guru terbaik bagi anak untuk dapat belajar mengenai nilai-nilai kehidupan seperti percaya diri, pantang menyerah, sportivitas, dan kerja sama tim, sehingga membantu membentuk karakter tangguh anak. Kami berharap melalui program MILO ACTIV Academy,semakin banyak keluarga Indonesia yang termotivasi untuk menjalankan gaya hidup sehat dan aktif meskipun hanya di rumah saja,” kata Mirna dalam peluncuran MILO ACTIV Academy secara daring beberapa waktu lalu.
Manfaat olahraga bagi anak dibahas oleh dr. Rita pada acara yang sama. Menurutnya, olahraga tak hanya berguna untuk pertumbuhan anak, tetapi juga mendukung prestasi belajar.
Olahraga yang dilakukan dengan benar, terukur, dan teratur, akan mengoksigenasi jaringan tubuh dengan lebih baik. Hal ini menjadikan metabolisme hormon menjadi lebih efisien dan optimal, yang berdampak pada meningkatnya kemampuan daya serap pelajaran.
Baca Juga: Biar Nggak Kelewat Nyeri, Yoga atau Olahraga Aerobik Bisa Membantu Atasi Kram Menstruasi
Selain itu, olahraga juga akan meningkatkan daya tahan anak untuk belajar jadi meningkat, yang juga akan berdampak pada prestasi belajar anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?