Suara.com - Para ilmuwan internasional disebut sedang mengerjakan pil Covid-19 yang bisa meringankan gejala. Dalam hal ini, Pfizer adalah salah satu perusahaan global ikut dalam proyek ini.
Melansir dari Bustle, pembuat obat bertujuan untuk membuat pil yang dapat dibawa oleh mereka yang terinfeksi Covid-19 di rumah saat gejalanya ringan. Diharapkan pil oral dapat membantu mencegah memburuknya gejala Covid-19 dan menetralisir virus dalam beberapa hari.
Pfizer, Merck, dan perusahaan Shionogi yang berbasis di Jepang dilaporkan sedang menguji coba obat antivirus oral semacam ini.
Pfizer mengungkapkan sedang menguji coba tablet yang dapat dikonsumsi orang dua kali sehari. Obat ini telah diberi nama dengan PF-07321332.
Tidak seperti vaksin yang bersifat pencegahan, pil akan membantu mengobati orang yang terinfeksi virus.
Menariknya, pil Pfizer digolongkan sebagai penghambat protease yang digunakan untuk mengobati patogen virus lain seperti HIV dan Hepatitis C.
"Menangani pandemi Covid-19 memerlukan pencegahan melalui vaksin dan pengobatan yang ditargetkan bagi mereka yang tertular virus," kata Pfizer dalam sebuah pernyataan pada Maret 2021.
"Kami telah merancang PF-07321332 sebagai terapi oral potensial yang dapat diresepkan di tanda pertama infeksi, tanpa mengharuskan pasien dirawat di rumah sakit atau dalam perawatan kritis. Pada saat yang sama, kandidat antivirus intravena Pfizer adalah pilihan pengobatan baru yang potensial untuk pasien rawat inap," imbuh mereka.
Baca Juga: Perjuangan Ibu Hamil Terpapar COVID-19 Melahirkan Bayi Kembar, Kisahnya Berakhir Pilu
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh