Suara.com - Stres bisa terjadi pada siapa, termasuk ibu rumah tangga. Bagaimana cara menghindarinya ya?
Hidup di era pandemi membutuhkan ekstra kekuatan dan usaha bagi semua orang. Banyak rintangan yang harus dihadapi dan sangat penting untuk tetap dapat menjalani hidup dengan positif.
Anger & stress Management Specialist, Bagia A. Saputra dari The Golden Space Indonesia mengungkap, jika seseorang akan rentan mengalami stres yang memiliki dampak negatif pada kehidupan mereka sehari-hari, termasuk para ibu.
Menurut American Psychological Association, stres merupakan respon fisik dan psikis terhadap pemicu stress baik dari dalam diri ataupun dari lingkungan. Stres berdampak kepada hampir seluruh sistem biologis tubuh, emosi dan perilaku.
"Stres berdampak pada kesehatan kita dan sangat perlu untuk mengelola stress dengan baik. Stres seringkali dihubungkan dengan emosi, dimana ini merupakan energi yang bergerak di dalam diri kita," jelasnya dalam perayaan Momami Twogether We Can, Senin (16/8/2021).
Ketika kita mengalami stres atau emosi, lanjut dia, rasa ini tidak bisa hilang begitu saja namun energi ini dapat ditransfer. Tanpa kita sadari transfer emosi ini bisa aja berpindah ke anak kita yang dapat membuat mereka tidak nyaman.
Untuk itu, Bagia menjelaskan bagaimana agar para Ibu tetap bisa merasa baik di tengah kondisi yang tidak pasti seperti saat ini. Agar bisa mengatasi hal tersebut, yang harus Ibu lakukan adalah mentransformasi emosi, mengubah emosi negatif kita menjadi positif dengan bermeditasi.
Menurut penelitian, kata dia dengan bermeditasi dapat mengubah struktur otak kita yang terkait dengan stres, selama minimal 8 minggu berturut-turut dapat membuat lebih merasa positif.
"Saat bermeditasi tentunya akan begitu banyak pikiran berdatangan, fokuslah pada napas kita dan keluarkan semua pikiran pikiran negatif melalui napas," jelasnya.
Meditasi merupakan proses mendengarkan diri sendiri dan dapat dilakukan kapanpun, namun akan lebih baik jika bisa dilakukan pada saat matahari terbit dan saat matahari terbenam.
Baca Juga: Anak Rewel Minta Digendong Ibu, Bapak ini Rela Pakai Baju Istrinya
Selain itu, ibu juga membutuhkan bantuan, tidak hanya dari orang terdekat namun juga produk-produk yang memudahkan mereka agar bisa menghadapi pandemi Covid-19 bersama dengan tenang dan aman.
"Untuk meringankan beban Ibu, Momami menghadirkan produk berkualitas yang dapat menjaga kesehatan serta kebersihan anak, diantaranya tissue basah, skin care, body care, hand sanitizer, masker, disinfectant spray, dan kacamata anti radiasi," tutup Lina Paulina, Vice President Momami.
Berita Terkait
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
Tanpa Jeda
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?
-
Seni Menolak Keinginan Anak Tanpa Harus Bikin Dompet Emak Ikut Menangis
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi