Suara.com - Menemukan posisi tidur yang nyaman dapat menjadi tantangan bagi ibu hamil. Sebab tonjolan di perut sering kali mengganggu Anda.
Melansir dari Healthshots, jumlah tidur yang cukup untuk ibu hamil sangat penting karena ini dapat membantu perkembangan dan pertumbuhan bayi.
Di sisi lain, kurang tidur selama kehamilan dikaitkan dengan sejumlah komplikasi, termasuk preeklamsia atau tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, penting untuk menentukan posisi tidur yang aman dan nyaman.
Selama trimester pertama, dianggap aman bagi seorang perempuan hamil untuk tidur dalam posisi apapun yang Anda rasa nyaman. Namun, ketika mencapai trimester kedua dan ketiga, Anda perlu berhati-hati dengan posisi tidur.
Menurut Dr Madhuri Burande Laha, konsultan dokter kandungan di Motherhood Hospital, Kharadi, posisi tidur miring (SOS) adalah posisi tidur terbaik selama kehamilan karena memberikan sirkulasi yang baik untuk Anda dan bayi Anda.
Saat bayi tumbuh, permepuan menjadi kurang nyaman untuk tidur tengkurap dan telentang. Jadi, pastikan untuk mulai fokus pada tidur miring.
"Tidur miring membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah dan organ integral. Tidur miring ke kiri membantu meningkatkan darah dan nutrisi, yang mencapai plasenta dan bayi Anda. Ini meningkatkan sirkulasi yang baik dan membantu mencegah pembengkakan, munculnya varises di kaki Anda, dan wasir," kata Dr Madhuri.
Usahakan agar kaki dan lutut tetap tertekuk dengan meletakkan bantal di antara kedua kaki untuk mengurangi tekanan pada punggung.
Bagi yang menderita sakit punggung dapat menggunakan posisi SOS dengan meletakkan bantal di bawah perut untuk meredakannya.
Baca Juga: Tidak Hanya Vaksin, Makanan Lokal Bisa Jadi Pilihan Ibu Menyusui Penuhi Nutrisi Saat Wabah
Jika mengalami mulas saat tidur, Anda dapat mencoba menopang tubuh bagian atas dengan dukungan bantal.
Selama tahap terakhir kehamilan, beberapa perempuan dapat mengalami masalah pernapasan. Seseorang dapat menghindari ini dengan berbaring miring.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital