Suara.com - Kencing atau buang air kecil di tengah guyuran shower atau sambil mengalirkan air mungkin terasa nyaman jika Anda sedang mandi. Namun hal ini ternyata bisa menyebabkan kondisi kesehatan tertentu.
Melansir dari Insider, Dr. Alicia Jeffrey-Thomas, seorang dokter terapi fisik yang berbasis di Boston mengatakan kepada 467.000 pengikutnya di TikTok bahwa Anda tidak boleh buang air kecil di bawah guyuran shower. Hal ini disebabkan karena kebiasaan ini bisa melatih otak Anda untuk mengasosiasikan suara air mengalir dengan buang air kecil.
"Jika Anda buang air kecil di kamar mandi dengan menyalakan keran atau menyalakan pancuran dan kemudian buang air kecil saat airnya mengalir, Anda menciptakan hubungan di otak Anda antara suara air yang mengalir dan keinginan untuk buang air kecil," Kata Jeffrey-Thomas di TikTok.
Menurut Jeffrey-Thomas, asosiasi otak yang dipasangkan dengan disfungsi dasar kandung kemih, dapat menyebabkan lebih banyak kebocoran kandung kemih ketika Anda melakukan tugas-tugas dasar seperti mencuci piring atau berenang.
"Sayangnya, kita yang dikaruniai perempuan saat lahir dan memiliki anatomi itu tidak dirancang untuk kencing sambil berdiri," kata Jeffrey-Thomas.
"Dasar panggul Anda tidak akan cukup rileks yang berarti kita tidak akan benar-benar mengosongkan kandung kemih kita dengan sangat baik," imbuhnya.
Jeffrey-Thomas merekomendasikan untuk mengabaikan keinginan untuk buang air kecil saat Anda mandi untuk menghindari hubungan di otak Anda. Sebaliknya, tunggu sampai mandi Anda selesai dan suara air mengalir padam untuk buang air kecil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?